LePMIL Bahas Persoalan Layanan Kelistrikan Di Masyarakat
Keterangan Gambar :

LePMIL Bahas Persoalan Layanan Kelistrikan Di Masyarakat

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Lembaga Pengembangan Masyarakat Pesisir dan Pedalaman (LePMil) berbagai persoalan kelistrikan yang ada di masyarakat.

Berbagai persoalan soal kelistrikan dibahas, mulai dari melonjaknya penggunaan listrik secara tiba-tiba, subsidi PLN hingga ancaman bahaya aliran listrik yang ditarik dari satu tiang listrik, kemudian mengaliri beberapa rumah.

Perwakilan PLN Kendari, Syamsul Kamal mengatakan, jika terjadi lonjakan pemakaian listrik, masyarakat harus memperhatikan asal permasalahan yang mempengaruhi pemakaian listrik, salah satunya yaitu bisa saja ada penambahan  pemakaian. Sedangkan untuk subsidi listrik, hal tersebut telah diatur oleh pusat, sehingga PLN di tiap daerah hanya mengikuti ketentuan yang ditetapkan.

“Misalnya pemakaian 24 jam secara non stop atau tanpa henti. Padahal sebelumnya pemakaian secara full hanya 12 jam untuk listrik rumah tangga. Ini tentu akan akan mempengaruhi pemakaian energi listrik. Sedangkan untuk Subsidi, ketentuannya hanya kWh 450 dan 900 untuk listrik rumah tangga. Kami di daerah mengikut ketentuan pusat”, ujarnya.

Sementara Muhammad Ilyas dari Dinas ESDM membahas mengenai peran pemda dalam memberikan pelayanan ketenaga listrikan, khususnya pada daerah terisolir. Sedangkan Heri Susanto membahas peran Ombudsman dalam melakukan pengawasan pelayanan publik disektor Kelistrikan.

Heri mengatakan masalah yang sering diadukan terkait kelistrikan oleh masyarakat yakni penerbitan pemakaian tenaga listrik, kenaikan biaya atau tarif listrik, permohonan sambungan baru, pungutan liar serta padam listrik atau mati lampu.

Untuk diketahui, pembahasan terkait persoalan listrik di masyarakat ini yang diadakan LePMIL melalui dialog publik bertajuk “Implementasi Penyediaan dan Pelayanan Energi Listri Untuk Rakyat di Masa Pandemi Covid-19” disalah satu hotel di Kendari pada dengan melibatkan berbagai pihak terkait dan masyarakat dengan narasumber dari anggota Ombudsman Republik Indonesia (RI), Heri Susanto, kemudian perwakilan PLN Kendari, Syamsul Kamal serta perwakilan Dinas Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Sultra, Muhammad Ilyas pada Selasa (25/05/2021).