Lantik 178 Pejabat Eselon dan Fungsional, Bupati Buton Utara Sampaikan Hal Ini
Keterangan Gambar : Bupati Buton Utara, Ridwan Zakariah saat mengambil sumpah jabatan 178 Pejabat Eselon dan Fungsional yakni pejabat pimpinan pratama, pejabat administator dan pejabat pengawas lingkup Pemda Buton Utara

Lantik 178 Pejabat Eselon dan Fungsional, Bupati Buton Utara Sampaikan Hal Ini

0

Butur, Radarsultra.co.id – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melakukan perombakan struktur pimpinan di lingkup pemerintahan Kabupaten Buton Utara, Jumat, 3 September 2021.

Bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Buton Utara, Bupati Ridwan Zakariah melantik 178 Pejabat Eselon dan Fungsional yakni pejabat pimpinan pratama, pejabat administator dan pejabat pengawas. Pelantikan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid 19.

Ketgam: Bupati Buton Utara, Ridwan Zakariah saat mengambil sumpah jabatan 178 Pejabat Eselon dan Fungsional yakni pejabat pimpinan pratama, pejabat administator dan pejabat pengawas lingkup Pemda Buton Utara

Dalam Sambutannya pada acara pelantikan itu, Bupati Butur, Ridwan Zakariah mengatakan, pelantikan dilaksanakan sesuai Surat Keputusan Bupati Butur nomor 246 tanggal 2 September tahun 2021 tentang pengangkatan dan pemberhentian aparatur pegawai sipil negara dalam jabatan pimpinan tinggi pratama eselon II/b, jabatan administrator dan pengawas lingkup Pemerintah Kabupaten Butur.

 

Saya mengucapkan selamat bertugas kepada saudara/saudari yang saat ini dilantik,” Kata Ridwan Zakariah di BUton Utara, Jumat, 3 September 2021.

Sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Kabupaten Buton Utara, Ridwan Zakariah mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjadikan jabatan sebagai amanah yang wajib dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sebagaimana sumpah yang sudah diucapkan saat pelantikan.

Mari kita sama-sama menyadari bahwa kenaikan pangkat merupakan hak seorang PNS, akan tetapi jabatan meripakan kepercayaan pimpinan terhadap seorang PNS yang meliputi aspek Loyalitas, kemampuan dan kompetensi serta moral,” ucap mantan Kepala dinas ESDM Provinsi Sultra itu.

Saya berharap janganlah mutasi atau alih tugas ini diartikan sebagai sesuatu yang memiliki konotasi negatif yang dapat mengakibatkan kita terperangkap dalam sikap yang kurang terpuji. Tetapi jadikanlah alih tugas dan mutasi ini sebagai wahana untuk lebih meningkatkan disiplin dan etos kerja dalam pellaksanaan tugas yang dipercayakan,” Harapnya.