Kendari Jadi Daerah Mayoritas Pengguna QRIS di Sultra
Keterangan Gambar : Bincang Bersama Media (BBM) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Sultra di salah satu rumah makan di Kendari,

Kendari Jadi Daerah Mayoritas Pengguna QRIS di Sultra

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kendari menjadi daerah dengan mayoritas pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Sultra.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Perwakilan (KPw) BI Sultra Bimo Epyanto dalam kegiatan Bincang Bersama Media (BBM) di salah satu rumah makan di Kendari, Jumat, (09/04/2021).

Bimo menjelaskan, dari total 41.917 ribu pengguna QRIS di Sultra, sebanyak 63 persen berada di Kota Kendari, kemudian Kolaka 10 persen, Baubau 6 persen dan Konawe Selatan 5 persen, Kolaka Utara 4 persen, Konawe dan Muna 3 persen serta Bombana 2 persen.

Sisanya di daerah yang lain itu 4 persen”, ungkap Bimo Epyanto.

Untuk diketahui, dari 41.917 merchant yang telah menggunakan QRIS di Sultra, 98 persennya didominasi oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Untuk Mikro sebanyak 31 persen, kecil 37 persen dan menengah 30 persen, sedangkan sisanya merchat skala besar hanya 2 persen”, kata Bimo Epyanto.

QRIS sendiri adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code. QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan BI agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjag​a keamanannya.

Dengan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran dari Penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.