Kasus Penembakan Mahasiswa UHO Masuk Tahap P21-A
Keterangan Gambar : Konfrensi Pers terkait kasus penembakan mahasiswa UHO yang masuk tahap P-21A.

Kasus Penembakan Mahasiswa UHO Masuk Tahap P21-A

65 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Proses penyidikan perkara penembakan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah masuk tahap P-21A.

Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sultra, Alex Rahman mengatakan, hal ini terkait proses tersebut telah lama dinyatakan lengkap (P21) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, namun hingga 30 hari pasca berkas dinyatakan lengkap, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sultra ternyata belum juga menyerahkan tersangka dan barang buktinya ke JPU

Pada tanggal 17 Februari 2020 kemarin sudah P-21, dan pada tanggal 18 Maret untuk mengingatkan kepada penyidik agar segera menyerahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa kita kirim untuk P-21A”, ujarnya dalam konfrensi pers di Kantor Kejati Sultra, Rabu, (18/03/2020).

Alex mengatakan, pihaknya belum mengetahui pasti kendala atas keterlambatan penyerahan tersangka dan barang buktinya hingga belum diserahkan kepada JPU.

Jadi kita masih menunggu proses pelimpahannya sejak dinyatakan P-21A, sebab sejak dinyatakan P21 sebulan lalu, tersangka masih dipihak kepolisian dan masih menjadi domain penyidik,” katanya.

Sebagai informasi, berkas perkara tersangka penembakan yang menewaskan Randi yang merupakan mahasiswa UHO telah lima kali bolak balik dari penyidik Polisi ke JPU, Kejati Sultra dan hingga saat ini tersangka masih ditahan di Mabes Polri sambil menunggu penyidik dari Polda Sultra menyerahkan barang bukti dan tersangka.