Kasus Covid-19 Provinsi Sultra Meningkat, KPU Butur Sosialisasikan Penerapan Prokes
Keterangan Gambar : Sosialisasi penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 pada tahapan pemilihan tahun 2020.

Kasus Covid-19 Provinsi Sultra Meningkat, KPU Butur Sosialisasikan Penerapan Prokes

85 views
0

Butur, Radarsultra.co.id- Kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkat, bahkan saat ini Sultra berada di urutan ketiga daerah terbanyak kasus Covid-19 setelah Provinsi Bali dan Jakarta.

Ketua KPU Butur, Hasruddin

Kabupaten Buton Utara (Butur) sebagai salah satu daerah penyelenggara Pilkada Serentak 2020 tentunya merasa was-was dengan laju pertumbuhan Covid-19. Untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada di tengah Pandemi dan menekan laju pertumbuhan Covid-19 menjelang dan pasca Pilkada, seluruh pemangku kebijakan Khususnya KPU terus mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan.

Bertempat di salah satu hotel di Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Butur, KPU Butur mengundang Para pengurus partai pengusung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan calon wakil Bupati Butur, LO masing-masing Paslon, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama dalam rangka sosialisasi penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 pada tahapan pemilihan tahun 2020.

Ketua KPU Butur, Hasruddin mengatakan, untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam upaya menekan laju pertumbuhan Covid-19 menghadapi Pilkada Butur 2020, pihaknya menghadirkan berbagai instansi sebagai pemateri diantaranya Ketua gugus tugas Covid-19 Butur diwakili Juri Bicara (Jubir) Satgas Covid-19, Kapolres Butur, Dandim Butur 1429 dan Bawaslu kabupaten Butur.

“Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut surat KPU RI Nomor 768 bahwa setiap KPU Kabupaten Kota wajib melakukan sosialisasi penerapan dan pencegahan Covid-19,” kata Hasruddin ditemui usai melaksanakan sosialisasi di salah satu hotel di Kecamatan Kulisusu, Kamis, (17/09/2020).

Hasruddin mengungkapkan, tidak hanya melalui kegiatan sosialisasi khusus, di setiap pertemuan baik antara pimpinan partai pengusung ataupun LO Paslon, pihaknya selalu menegaskan bahwa di setiap pelaksanaan kegiatan baik itu tahapan pendaftaran, pengambilan nomor urut, hingga penetapan dan kampanye seluruh Paslon Bupati dan Wakil Bupati beserta seluruh lembaga terkait harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Meskipun demikian, Hasruddin mengakui pihaknya terbatas dalam melakukan penindakan terhadap para pelanggar protokol kesehatan.

Kami dari KPU Kabupaten Buton Utara tidak bisa memberikan sanksi diluar penyelenggara karena kami ada peraturan khusus yang mempertegas untuk penindakan pencegahan Covid-19 itu perbup bupati yang baru-baru keluar dan sementara ini sedang giatnya dilaksanakan sosialisasi untuk penerapan perbup ini,” ungkapnya.