Karyawan PT. Taspen Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Keterangan Gambar :

Karyawan PT. Taspen Ditemukan Tewas di Kamar Kos

113 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Penemuan mayat kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Kemaraya, Kota Kendari, tepatnya di Jalan Bunga Ros, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu, (26/06/2019).

Identitas mayat tersebut diketahui bernama Kombang Guruh Wiyono (51), seorang pegawai PT. Taspen yang baru sepekan dipindahkan ke Kota Kendari, Sultra dari Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Kanit Reskrim Polsek Kemaraya, IPDA Adriana Yusuf mengatakan,  mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Adi Susilo, rekan kerja korban yang sedang berkunjung ke kamar kos tempat tinggal korban.

Pada saat itu, Adi Sulsilo sengaja berkunjung ke Kamar Kos korban untuk mengajak korban bersama-sama berangkat ke kantor. Di kamar kos korban, Adi mengetuk pintu kamar kos korban namun tidak ada respon dari pemilik penghuni kamar. Karena tak kunjung ada respon, Adi akhirnya berusaha membuka pintu kamar kos tersebut.

“Setelah berhasil dibuka, Ia (Adi) melihat korban berada diatas tempat tidur dengan posisi terlentang. Saksi berusaha membangunkan korban, tetapi korban tidak merespon,” kata Adriana Yusuf, Rabu, (26/06/2019).

Melihat kondisi korban yang tidak merespon, Adi kemudian memanggil pemilik rumah kos untuk melihat kondisi korban hingga akhirnya memanggil bantuan medis. Berdasarkan pemeriksaan pihak medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Setelah mengetahui kondisi korban, warga setempat langsung menghubungi Polsek Kemaraya, mendapatkan laporan tersebut, anggota kami langsung diberangkatkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),” lanjutnya.

Saat ini jenazah korban sudah ditangani oleh pihak kepolisian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk dilakukan visum. Proses visum baru akan dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan autopsi dari keluarga korban.

Setelah di visum jenazah korban rencananya akan dipulangkan ke Kabupaten Kediri, Jatim.