Karena Tidak Diberi Uang, Seorang Anak Nekat Bakar Rumah Ibunya

Karena Tidak Diberi Uang, Seorang Anak Nekat Bakar Rumah Ibunya

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Hanya gara-gara tidak diberi uang oleh Ibunya, Imran (19) nekat membakar rumah yang selama ini ditinggalinya bersama Ibunya Yuliati Rahman (51) dan juga Kakaknya Indra (20). Akibat perbuatan Imran, seisi rumah menjadi hangus terbakar hingga ke atap rumah.

Foto : Imran (19), Saat di Amankan di Polsek Kemaraya

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kemaraya, IPTU. Fajar Mauludi saat dikonfirmasi mengenai peristiwa yang terjadi di Lorong RRI, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari tersebut mengatakan, kejadiannya bermula ketika Yulianti mendatangi Kantor Polsek Kemaraya untuk melaporkan bahwa anaknya mengancam akan membakar rumahnya hanya karena permintaannya tidak dapat dipenuhi, sang ibu yang diketahui telah lama menjada tersebut.

“Jadi kronologis awalnya terjadi pada hari Selasa, tanggal 27 Februari 2018 lalu, ibu tersangka datang ke piket penjagaan dan melaporkan bahwa dia dapat ancaman dari anaknya gara-gara tidak dikasih uang, jadi saat kita menerima laporan, kita langsung menuju rumahnya untuk melihat kondisi, namun kondisi rumah sudah terbakar,” ungkap IPTU. Fajar, Senin (5/3/2018).

Lebih lanjut, IPTU. Fajar mengatakan, tersangka diketahui kerap meminta uang kepada ibunya dalam jumlah yang cukup besa kepada sang ibu yakni sejumlah 500 ribu hingga 1 Juta Rupiah. Karena jumlah yang cukup besar itulah sang ibu yang hanya berprofesi sebagai pedagang tidak mampu memenuhi permintaan sang anak.

Berbeda dengan keterangan sang ibu, tersangka Imran mengatakan bahwa, bahwa ia nekat membakar rumahnya dikarenakan sang ibu kerap tidak memberinya makan sejak ia telah bekerja sebagai pekerja kanopi.

“Saya kecewa karena saya tidak pernah dikasi makan,” singkat Imran.

Karena telah dibutakan oleh emosi, Imran pun nekat membakar rumah ibunya dengan menggunakan korek gas yang dibakarkan ke rak sepatu yang terbuat dari bahan plastik kemudian diletakan di atas kasur tepat di dalam kamar Ibunya.

Untuk diketahui, Imran berhasil diamankan pada malam hari sekitar pukul 20.00 WITA setelah kejadian tersebut di salah satu perumahan di Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Akibat perbuatannya, Imran pelaku pembakaran rumah milik ibunya diancam dengan pasal 187 Subsider 188 dengan ancaman 15 tahun penjara. (B)

Your email address will not be published. Required fields are marked *