Kapal Tanker Bermuatan Semen Karam di Perairan Morowali
Keterangan Gambar :

Kapal Tanker Bermuatan Semen Karam di Perairan Morowali

0

Kendari, Radarsultra.co.id – KM. Sarana Tekhnik Bahari (STB) 1500 jenis tanker yang bermuatan semen curah dengan rute dari Makassar menuju PT IMIP Morowali tenggelam diperairan morowali sekitar 4 Nautical Mile (NM) dari pelabuhan jeti Morowali.

Dalam insiden tersebut terdapat satu orang korban meninggal dunia dan satu orang dinyatakan hilang dan belum ditemukan.

Humas Search And Rescue (SAR) Kendari, Wahyudi mengatakan, Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WITA pada hari Kamis 26 April 2018.

“Informasinya kita terima dari Kapolres Morowali sekitar pukul 20.50 WITA Kamis kemarin,” kata Wahyudi, Jumat, (27/4/2018).

Tidak berselang lama, setelah informasi diterima, sekitar pukul 21.00 WITA Tim rescue Basarnas Kendari langsung diberangkatkan dengan menggunakan KN SAR Pacitan.

Dalam insiden tersebut terdapat 16 orang penumpang yakni:
1. Capt john heney
2. Albert telaumbana
3. Nunang kumar
4. Apud
5. Endang
6. Yusril
7. Andrean
8. Jualiang
9. Galan
10. Erik
11. Wawan
12. Karibian
13. Hapita monrova
14. Muh hasan
15. Vigo
16. Agung

Dari ke 16 penumpang tersebut satu diantaranya atas nama Agung dinyatakan meninggal dunia, dan 4 (Empat) penumpang lainnya atas nama Karibian, Hapita Monrova, Muh Hasan dan Vigo dinyatakan hilang.

Pada pukul 03.00 WITA, Jumat 27 April 2018 dini hari, KN SAR Pacitan tiba di Tempat Kejadian Musibah (TKM) dan langsung melakukan pencarian terhadap keempat orang penumpang yang dinyatakan hilang tersebut.

Setelah berjam-jam melakukan Pencarian terhadap ke empatnya, akhirnya Tim SAR gabungan dalam hal ini kapal TB. Rimau 33 berhasil menemukan tiga orang diantaranya

1.Karibian, laki (20) Mualim Il
2. M. Hasan, laki (24) juru mudi dan
3. Vigo, laki (20) oiler lll,

Sementara itu satu orang lainnya atas nama Hapita Manrova masih belum ditemukan hingga saat ini.

Untuk diketahui, operasi SAR dalam insiden kapal karam ini melibatkan Anggota TNI AU HO, Pol Air Morowali, Pos AL morowali, PMI, AL Lanal Palu, Koramil morowali, Kodam, PT IMIP, dan Syahbandar Kolonodale.