Kakanwil Depag  Didemo, Dituding Intervensi Internal NU Sultra
Keterangan Gambar :

Kakanwil Depag Didemo, Dituding Intervensi Internal NU Sultra

Editors choice
312 views
3

Kendari, Radarsultra.co.id – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Depag Sultra, Moh Ali Irfan kembali didemo oleh mahasiswa yang mengatasnaman dirinya kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), di Depan Kantor Depag Sultra, Senin (13/3).

Aksi kali ini terkait adanya intervensi dalam pemilihan Ketua Tanfidziyah PWNU Sultra yang akan dilaksanakan 18 sampai 19 Maret 2017 mendatang.

Ketua Bidang Eksternal PMII Sultra, Erwin Gayus mengatakan bahwa momentum 5 tahun Ormas Islam terbesar di Indonesia ini salah satu agendanya adalah tentang pemilihan ketua Tanfidzah PWNU Sultra.

“Tentu kompetisi akan terjadi antar sesama internal NU Sultra. Namun yang menjadi miris adalah adanya dugaan intervensi dari pihak eksternal NU Sultra yang jauh masuk dalam dinamika konferwil. dan ditengarai intervensi itu berasal dari Kakanwil Kemenag Sultra Moh Ali Irfan,” ujar Erwin dalam orasinya.

Berdasarkan data dan informasi yang di dapat oleh pihaknya, Erwin mengatakan bahwa dugaan intervensi itu dilakukan dengan cara mengerahkan para kepala kantor dan pegawai kementrian agama di kabupaten/kota yang masuk dalam pengurus NU di kabupaten kotanya masing-masing.

“Ada upaya menggerakan secara sistematik dan massif untuk mendukung dan memenangkan salah satu nama yang akan maju sebagai calon ketua tanfidziyah PWNU Sultra. Ini merupakan kesalahan fatal yang dilakukan Kakanwil Depag karena telah menyalahgunakan kewenangannya untuk mengintervensi dan ikut campur dalam urusan internal NU Sultra,” tambah Erwin.

Atas dugaan intervensi ini PMII Sultra menyatakan sikap bahwa pihaknya mendesak Kakanwil Kemenag Sultra agar tidak ikut campur dan mengintervensi kegiatan Konferwil NU Sultra, kemudian mendesak Kakanwil Kemenag Sultra agar tidak berpihak dan mendukung salah satu calon Ketua Tanfidziah PWNU Sultra.

Selain itu pihaknya juga Meminta kepada Mentri Agama RI agar mengevaluasi Kakanwil Kemenag Sultra dan jika terbukti menyalahgunakan kewenangannya dengan mengarahkan pegawai di kementrian kebupaten/kota untuk mendukung salah satu kandidat calon ketua Tanfidziyah PWNU Sultra, maka sudah selayaknya Kakanwil Sultra dicopot dari jabatannya.

PMII Sultra melalui Erwin mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan aksi demo di depan kantor Kemenag Sultra mulai hari ini berturut-turut sampai tanggal 20 Maret 2017 mendatang.

Atas dugaan ini, Kakanwil Kemenag Sultra belum memberi klarifikasi mengenai aksi demonstrasi yang dilakukan oleh PMII ini dengan tuduhan dugaan adanya intervensi yang dituduhkan pada dirinya. (A)