Kado Spesial di HUT Butur ke-13, Pemda Butur Raih WTP Tiga Kali Berturut-turut
Keterangan Gambar : Bupati Buton Utara H.Abu Hasan ( Kanan) saat menerima penghargaan WTP dari BPK RI Sultra

Kado Spesial di HUT Butur ke-13, Pemda Butur Raih WTP Tiga Kali Berturut-turut

126 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Dimomen hari jadi Kabupaten Buton Utara (Butur) yang genap berusia 13 Tahun pada tanggal 2 Juli 2020 mendatang Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Butur Kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019 (30/06/2020).

Ketgam : Bupati Buton Utara H.Abu Hasan ( Kanan) saat menerima penghargaan dWTP dari Kepala Kantor BPK RI perwakilan Sultra M. Ali Asyhar, S.E., Ak., CSFA, CA (kiri)

Bertempat di ruang rapat Kantor BPK RI perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), Kepala Kantor BPK RI perwakilan Sultra M. Ali Asyhar, S.E., Ak., CSFA, CA menyerahkan secara langsung piagam penghargaan beserta plakat WTP tersebut kepada Bupati Buton Utara, Drs. H. Abu Hasan, M.Pd.

Pemda Butur berhasil meraih Opini WTP selama tiga kali berturut-turut di masa kepemimpinan Bupati Buton Utara, Drs. H. Abu Hasan, M.Pd dimana WTP pertama diraih pada tahun 2018 atas LHP-LKPD tahun anggaran 2017, kedua di tahun 2019 atas LHP-LKPD tahun anggaran 2018 dan ketiga di tahun 2020 atas LHP-LKPD tahun anggaran 2019 yang sekaligus menjadi Kado ulang tahun Butur yang ke-13 di.

Bupati Butur, Abu Hasan yang ditemui di Kantor BPK Sultra mengatakan pencapaian opini WTP yang ketiga ini merupakan keberhasilan seluruh unsur pemerintahan kabupaten Butur. Dan untuk mempertahankan WTP tiga tahun berturut-turut, Pemda Butur telah melakukan berbagai pembenahan SDM dari tingkat yang paling kecil hingga skala besar.

Pembenahannya memang kita harus sabar dan tekun melakukan pembenahan terus-menerus,” kata Abu Hasan yang didampingi PJ. Sekda Butur, Budianti Kadidaa, Selasa, (30/06/2020).

“Kemudian yang kedua penggunaan IT, itu juga sesuatu yang sangat mendesak karena hampir semua transaksi, hampir semua mekanisme lewat elektronik dan yang ketiga adalah integritas pejabat terutama pimpinan OPD sangat menentukan karena merekalah yang memberikan arahan kepada jajaran dan stafnya untuk berkomitmen memberikan laporan keuangan sehingga laporan itu terakumulasi dan akumulasi laporan itulah yang menjadi bahan dasar yang dibutuhkan oleh pemeriksa saat turun di daerah,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Abu Hasan juga menegaskan bahwa Pemda Butur siap melengkapi tindak lanjut rekomendasi LHP yang sudah diberikan oleh BPK dalam jangka waktu 60 hari.

Bukan hanya tindak lanjut, kita memang sudah membuat kesepakatan untuk menindaklanjuti banyak hal, pertama rekomendasi dan kita diberi waktu 60 hari untuk menindaklanjuti LHP ini dan kita sudah siap serta presentase hasil pemeriksaan itu kita sudah siap diatas 85 persen,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Jabatan (PJ) Sekda Butur, Budianti Kadidaa selaku ketua tim anggaran mengaku sangat gembira dengan perolehan Opini WTP ini. Ia mengatakan Opini WTP merupakan bentuk apresiasi yang sangat baik terhadap pemeriksaan keuangan untuk Pemda Kabupaten Butur.

Ini merupakan kerja-kerja tim antara tim anggaran dalam hal ini dari badan keuangan, kemudian inspektorat bersama seluruh jajarannya yang pada akhirnya kita bisa mempertahankan Opini WTP ini untuk yang ketiga kalinya,” ungkapnya Budianti Kadidaa.

“Ini juga merupakan suatu kesyukuran kami Pemda Butur, tetapi bukan berarti dengan kita memperoleh WTP ini kerja-kerja untuk pengawasan untuk pengawasan di bidang keuangan ini menjadi berhenti. Ini justru merupakan suatu tantangan untuk kita bisa kerja lebih maksimal lagi,” pungkasnya.