Kades Matapila Klarifikasi Polemik Penyaluran BLT
Keterangan Gambar : Ilustrasi

Kades Matapila Klarifikasi Polemik Penyaluran BLT

54 views
0

Konawe Utara, Radarsultra.co.id – Penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Matapila Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara (Konut) menuai polemik.

Terkait polemik tersebut, Kepada Desa (Kades) Matapila, Arifudin memberikan klarifikasinya soal dugaan penyalagunaan dana BLT dengan data yang tidak sesuai aturan atau melakukan diskriminatif.

Arifudin menjelaskan, penetapan penerima BLT DD Matapila sudah sesuai perubahan peraturan mentri desa PDTT nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas pengunaan dana desa tahun 2020 menjadi peraturan mentri PDTT nomor 6 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan mentri desa PDTT nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020.

Jadi pendaatan penerima BLT Desa Matapila sesuai mekanisme dan ada tim dari penanganan Covid-19 desa yang tak lain dari kepala dusun dan di bantu para RT,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa, (05/05/2020).

Setelah melakukan pendaataan, Arifudin mengatakan, ada 64 kepala keluarga (KK) yang terdata dan kemudian pihakknua melakukan rapat musyawarah desa (musdes) khusus yang dihadiri pendamping desa, ketua BPD, perangkat desa dan masyarakat.

Dalam penentuan penerima BLT dana desa ini kami melakukan verifikasi lewat rapat forum dengan rujukan aturan yang ada dan sesuai kesepakatan kita bersama jadi bohong kalau ada diskriminasi disini,” katanya.

Melalui forum tersebut, telah disepakati bersama bahwa untuk penerima dari program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT) tidak boleh menerima lagi.

Makanya total penerima BLT dana desa di Desa Matapila berjumlah 48 KK, tapi ini belum final karna masi ada pencocokan data lagi di DPMD,” ungkapnya.