Kader PAN Maluku: Kami Ingin Menyelamatkan Partai Ini Dari Zulkifli Hasan
Keterangan Gambar :

Kader PAN Maluku: Kami Ingin Menyelamatkan Partai Ini Dari Zulkifli Hasan

430 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Dalam prosesnya, Kongres V (lima) Partai Amanat Nasional (PAN) yang dilaksanakan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 10 Februari 2020 sempat menuai protes dari Kader PAN Maluku yang merasa hak suaranya dizolimi.

Wakil Ketua DPD PAN Kota Tual, Nizar Salim Sether mengatakan, pihaknya sudah diperlakukan secara tidak adil lantaran tidak diterima saat melakukan registrasi untuk mendapatkan hak suaranya pada Kongres V PAN 2020.

Kami sebagai kader kami menyatakan protes, kami jauh-jauh datang dari Maluku bukan untuk diperlakukan tidak adil seperti ini, kami Kader PAN Republik Indonesia dan kami dari Maluku, kami siap pertaruhkan apapun,” Kata Nizar yang ditemui awak media di Hotel Claro tempat dilaksanakannya Kongres V PAN, Senin, (10/02/2020).

Nizar mengungkapkan, pihaknya menduga ada kecurangan pada Kongres V PAN yang dilakukan untuk mempermainkan hak suara kader dalam menentukan siapa pemimpin PAN 5 (lima) tahun kedepan.

Kami sayang partai ini, kami ingin menyelamatkan partai ini dari tangan Zulkifli Hasan dan sekjennya saat ini yang nyata-nyata sudah menghancurkan partai ini yang tadinya berada di posisi nomor urut 5 jatuh sampai ke nomor 8,” ungkapnya.

Dalam protesnya, beberapa kader juga menuntut agar proses pendaftaran calon ketua DPP PAN pada Kongres V ini ditutup sementara karena dianggap prosesnya sudah tidak sesuai dengan mekanisme Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Yang melakukan gerakan tadi bukan hanya kami dari Maluku, dari Papua ada, dari Sultra sebagai tuan rumah disini juga kami bersama-sama melakukan protes itu dan ini kolektif hampir seluruh Indonesia juga melakukan protes yang sama. Kami menuntut dihentikan dulu sebelum dikembalikan mekanisme sesuai AD/ART partai, itu saja protes kita,” Jelas Nizar.

Lebih lanjut, Nizar mengungkapkan bahwa sekitar 27 DPD PAN yang tidak diterima saat melakukan registrasi.

Total 27 suara, jangankan 27, 1 (satu) suara saja haknya dizolimi kita dikaderkan di PAN ini bukan untuk itu, kita menjunjung tinggi keadilan, 1 (satu) suara saja dizolimi haknya kita akan melakukan protes secara besar-besaran, kita selamatkan partai ini,” ungkapnya.