Kabar Gembira Bagi Honorer, ASN dan K2 Butur ditengah Pandemi Covid-19
Keterangan Gambar : Bupati Buton Utara, Abu Hasan

Kabar Gembira Bagi Honorer, ASN dan K2 Butur ditengah Pandemi Covid-19

2831 views
0

Butur, Radarsultra.co.id – Meski kondisi saat ini boleh dikatakan masih dalam keadaan yang relatif sulit karena situasi keuangan daerah dan kondisi keuangan negara yang sedang fokus untuk menangani Covid-19, Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan memutuskan untuk tetap memperhatikan kesejahteraan Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau Honorer dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Di tengah pamdemi Covid-19 ini, Abu Hasan Mengatakan, ada beberapa sisi yang memang tidak bisa dipisahkan, yaitu sisi penanganan kesehatan Covid-19 itu sendiri, sisi kesehatan dan sisi keamanan.

Ada kaitan yang sangat logis antara Covid-19 dengan tingkat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat termasuk (ASN),” kata Abu Hasan saat ditemui di Rujab Bupati, Kamis, (30/04/2020).

Sebagai penanggungjawab ASN, Abu Hasan mengatakan akan tetap memperhatikan PTT dan ASN ini tidak terpapar keadaan ekonomi akibat Covid-19, karena itu pihaknya akan tetap memberikan Tunjangan Penghasilan Pegawai kepada kurang lebih 2000 tenaga honorer atau PTT.

PTT kita, tenaga-tenaga honorer kita tetap kita pertahankan, dari sisi sosial kemanusiaan bagi saya sangat penting karena kurang lebih dua ribu sampai tiga ribu orang harus kita pertahankan tenaga TPP. Dua ribu orang itu bukan jumlah yang kecil kalau TPP mereka harus kita hilangkan, pengaruh sosial ekonominya besar dan itu menyerap anggaran kurang lebih 21 Miliar Rupiah, itu bagi tenaga honorer non ASN,” ungkapnya.

Sementara untuk ASN, Abu Hasan mengatakan bahwa sebagian dari ASN akan mendapat tambahan penghasilan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya karena akan ada kenaikan kelas dan jabatan.

Tambahan penghasilan yang dimaksud yaitu kenaikan kelas atau posisi jabatan, misalnya dari calon pegawai negeri menjadi pegawai negeri, kenaikan kelas jabatan normal misalnya dari non eselon menjadi eselon dan kenaikan nilai jabatan di seluruh eselon di inspektorat.

Para camat, para eselon III (tiga) di sekretariat semua mendapat nilai jabatan, itu dikonversi menjadi uang dan akhirnya mereka mendapat nilai TPP yang lebih tinggi dari nilai sebelumnya, sehingga TPP kita tahun sebelumnya kurang lebih 21 miliar 800 juta sekian, kini menjadi 22 miliar 900 juta, hampir 23 miliar,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Abu Hasan juga mengatakan akan ada perhatian dari pemerintah pusat di tahun ini bagi ASN eselon III (tiga) ke bawah yang tetap mendapat gaji 13 dan THR.

“Sedangkan eselon II (dua) dan I (satu), pejabat negara, Bupati, Wakil Bupati tidak dapat, pokoknya pejabat negara termasuk DPR tidak dapat,” lanjutnya.

“Jadi saya kira usaha-usaha kita ke arah untuk memperbaiki kesejahteraan ASN akan terus kita pertahankan termasuk menjaga anak-anak kita yang sudah masuk dalam kategori PTT,” ungkapnya.

Tidak hanya PTT dan ASN, Abu Hasan mengatakan bahwa kabar gembira juga datang dari Tenaga Honorer Kategori Dua atau K2 dimana para K2 akan diangkat menjadi Pegawai Negeri dan P3K

Tahun ini juga ada kabar yang menggembirakan, mudah-mudahan tahun depan mereka yang K2 diproses menjadi P3K atau menjadi pegawai negeri kalau masih bisa menjadi pegawai negeri, karena pegawai negeri ada syarat-syarat nya, tapi bagi yang tidak bisa pegawai negeri mereka akan diarahkan menjadi P3K,” pungkasnya.