Jelang UNBK , Dikbud Sultra Tidak Berikan Rekomendasi  Ujian di Sekolah Lain
Keterangan Gambar :

Jelang UNBK , Dikbud Sultra Tidak Berikan Rekomendasi Ujian di Sekolah Lain

110 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Menjelang pelaksanan ujian nasional berbasis komputer ( UNBK ) tingkat SMA tahun 2017, Dikbud Sultra menegaskan tidak memberikan rekomendasi secara tertulis terkait UNBK untuk sekolah yang mengarahkan siswanya mengikuti ujian disekolah lain dengan jumlah komputer yang dinilai lengkap.

“Secara tertulis aturan, kami tidak memberikan rekomendasi dari Dikbud dengan pertimbangan memobilisasi anak-anak susah, juga waktu ujiannya hanya 120 menit, jarak rumah mereka pasti jauh, kemudian psikologisnya terganggu,” ungkap Kabid SMA Dikbud Sultra, Sainal, Sabtu (11/2/2017).

Dikatakan apabila sekolah meminjam komputer di sekolah lain tidak jadi masalah seperti alat, kalau mengeluarkan anak siswa ke sekolah lain itu bukan tanggung jawab Diknas.

Sementara itu, ada aturan dari Kemendikbud bagi SMA yang akan melaksanakan UNBK tetapi tidak mempunyai komputer yang cukup, boleh gabung ke sekolah lain dengan syarat mempunyai jarak tempuh 5 kilo meter.

Tetapi aturan tersebut merupakan aturan untuk daerah ibu kota (Jakarta,red) , sedang untuk daerah Sultra masih bnyak hal yang harus di benahi untuk pelaksanaan UNBK tahun ini.

“Kalau aturan dari Jakarta bagi sekolah SMA yang akan melaksanakan UNBK, tetapi tidak cukup fasilitasnya boleh gabung ke sekolah lain dengan jarak tempuh 5 km. Namun ini merupakan ukuran Jakarta. Kalau disini masih banyak yang harus kita benahi. Memang ada yang datang minta supaya gabung, tetapi saya tidak mengizinkan karena yang rugi adalah siswa mulai dari transportnya kesana dinilai akan buang waktu, kemudian psikologisnya dengan suasana dan kondisi yang baru pasti tidak akan fokus,” ungkapnya.

Ia menambahkan, lebih baik menunggu kesiapan sekolah yang lebih siap dan lengkap fasilitas, sarana prasarana, dan komputer guna menjalankan UNBK dengan baik.

“Itu resiko yang besar, lebih baik kita tunggu kesiapanya yang mantap, yang lengkap fasilitas, sarana prasarana, dan komputernya terkait dengan UNBK. Kalau memang tahun depan 2018 sudah siap, kita ferivikasi lagi baru mereka bisa melakukannya,” jelasnya. ( C )

About author