Jelang Pilkada, Puluhan Penyidik Polda Sultra Siapkan Diri Hadapi Cyber Crime
Keterangan Gambar :

Jelang Pilkada, Puluhan Penyidik Polda Sultra Siapkan Diri Hadapi Cyber Crime

360 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini terus meningkatkan kemampuan personilnya untuk menjaga Kondisi Kamtibmas jelang pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 dan Pilpres 2019.

Foto : Puluhan Penyidik Polda Sultra Siapkan Diri Hadapi Cyber Crime. (Emil Rusmawansyah/Radarsultra.co.id)

Salah satunya yaitu dengan melaksanakan pelatihan tindak idana cyber bagi puluhan penyidik reserse kriminal jajaran Polres di Polda Sultra yang dilaksanakan di Aula Ditlantas Polda Sultra, Kamis 25 Januari 2018.

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sultra, Kombes Pol Wira Satya Triputra, S. IK. mengatakan, dalam pelatihan yang dibuka langsung oleh Wakapolda Sultra, Kombes Pol Winarto tersebut, terdapat 54 orang peserta yang tergabung dari anggota krimum, Intelkam dan Brimob yang dilatih untuk menghadapi oknum-oknum penyebar isu sara, ujaran kebencian ataupun hal hal yang dapat menimbulkan konflik melalui mesia sosial (Medsos).

“Salah satu kegiatan yang kita laksanakan untuk meningkatkan kemampuan penyidik kita khususnya di Polres Jajaran dalam rangka menyambut pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019. Kegiatan ini dilaksanakan karena pada saat ini situasi semakin berkembang, teknologi juga semakin berkembang sehingga dampak dari masyarakat banyak menggunakan medsos ranah untuk melakukan kampanye ataupun memberitakan sesuatu hal,” ungkap Kombes Pol Wira Satya, Kamis (25/1/2018).

“Tidak menutup kemungkinan nanti ketika menjelang pilkada sarana medsos ini digunakan untuk melontarkan ujaran kebencian, penistaan, penghinaan atau hal yang berbau SARA yang bisa memunculkan konflik nantinya,” tambahnya.

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan para penyidik khususnya bagi penyidik Cyber Crime diharapkan mampu menangani kasus-kasus tersebut.

Untuk diketahui, dalam pelatihan tersebut, seluruh peserta diberikan materi tentang proses penyelidikan bagaimana untuk mengungkap kejahatan-kejahatan yang terjadi di medsos termasuk mengungkap penipuan online