Jangan Panik Jika Ada Pendatang dari Daerah Terjangkit Covid-19, Pahami Kategori dan Penanganannya
Keterangan Gambar : Ilustrasi

Jangan Panik Jika Ada Pendatang dari Daerah Terjangkit Covid-19, Pahami Kategori dan Penanganannya

62 views
0

Butur, Radarsultra.co.id – Jangan panik dulu jika ada orang yang baru pulang dari daerah atau negara terjangkit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang sudah terjadi transmisi lokal. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat harus memahami kategori dan bagaimana cara penanganannya di daerah masing-masing.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buton Utara (Butur), dr. Ali Badar

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buton Utara (Butur), dr. Ali Badar menjelaskan, orang dari daerah terjangkit Covid-19 (zona merah) ketika masuk ke daerah bersih Covid-19 (zona hijau) dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

Pertama, Pelaku Perjalanan, adalah orang yang dari daerah zona merah yang tidak memiliki gejala dan tidak ada riwayat kontak erat (jarak 1 meter) dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk kategori ini penanganannya cukup dilakukan self monitoring atau karantina mandiri.

Kedua, Orang Tanpa Gejala (OTG), adalah orang yang tidak memiliki gejala tapi ada riwayat kontak erat (jarak 1 meter) dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Orang dengan kategori ini harus di di rumah atau tempat khusus yang disediakan dengan pemantauan petugas kesehatan.

Ketiga, Orang Dalam Pemantauan (ODP), adalah ada orang yang memiliki salah satu gejala seperti demam, batuk, pilek maupun gejala pernapasan lainnya. Pasien harus isolasi diri di rumah dengan pengobatan dan pemantauan petugas kesehatan.

Keempat, Pasien Dalam Pengawasan (PDP), pasien ini memiliki gejala demam dan disertai gejala ISPA. Untuk PDP, di klasifikasikan lagi menjadi 3 (tiga) yaitu PDP gejala ringan, PDP gejala sedang, dan PDP gejala berat.

Untuk pasien ini, dokter yang akan menentukan berdasarkan klinis. Untuk PDP gejala ringan, pasien harus isolasi diri di rumah dengan pemantauan ketat petugas kesehatan. PDP gejala sedang, harus isolasi di RSUD Kabupaten Buton Utara. PDP gejala Berat, di rujuk di Rumah Sakit (RS) Palagimata Baubau yang sudah ditunjuk pemerintah sebagai RS Rujukan,” jelas dr. Ali Badar saat dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu, (12/04/2020).

“Pasien yang positif Corona hanya bisa di nilai dengan pemeriksaan swab tenggorokan, dilakukan pemeriksaan di RS rujukan seperti RS Palagimata Baubau,” ungkapnya.