Ini Kekurangan Debat Pilwali Tahap Kedua Kota Kendari
Keterangan Gambar :

Ini Kekurangan Debat Pilwali Tahap Kedua Kota Kendari

158 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Debat pilwali tahap kedua yang diselenggarakan oleh KPU Kota kendari selasa malam (31/01/17) tidak luput dari kekurangan. Pengamat politik Najib Husein melihat bahwa ada tiga kekurangan pada debat Pilwali kali ini.

Kekurangan yang dimaksud yaitu pertama mengenai setingan debat, menurut Najib ketiga topik yang dibahas dalam debat yaitu penyelesaian masalah yang ada di daerah, mesinkronisasikan pembangunan di daerah, provinsi dan nasional serta memperkokoh NKRI tidak perlu dipisahkan.

“Setingan debat itu seharusnya tidak memisahkan tiga topic yang ada, seharusnya ketiga topic itu tetap diikat dalam satu pertanyaan sehingga penjelasan visi dan misi itu tidak perlu terbagi tiga juga, akhirnya yang terjadi adalah penjelasan paslon itu berulang kali disampaikan dan itu membosankan buat kita sebagai penonton dan masyarakat,” ungkap Najib.

Najib juga menambahkan mengenai setingan debat. Menurut Najib seharusnya ketiga topic tetap diikat dalam satu pertanyaan sehingga audiens atau penonton debat bisa melihat bagaimana tiap-tiap pasangan calon itu menjawab pertanyaan dalam kurun waktu yang singkat, hal ini juga berkaitan dengan penilaian penonton atau masyarakat terhadap masing-masing pasangan calon yang bisa memberikan jawaban yang singkat, jelas dan padat.

Kemudian yang kedua adalah tidak adanya pertanyaan yang sama yang diajukan kepada tiga pasangan calon.

“ kalau ada pertanyaan yang sama yang diajukan pada ketiga pasangan calon maka kita bisa mengukur secara langsung bagaimana mereka menjawab dengan sudut pandang yang berbeda-beda,” Imbuh Najib.

Kemudian kekurangan yang ketiga menurut Najib adalah pada debat kandidat kali ini pasangan calon tidak dapat memanfaatkan waktu yang telah diberikan dengan baik.

“Pasangan calon itu banyak sekali membuang waktu, banyak waktu yang terbuang padahal dengan debat kali ini waktu per detikpun itu jangan dibuang karena bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menjelaskan visi dan misi,” Jelas Najib.

Ketua DPRD Sultra Abdul Rahman Saleh Juga memberikan tanggapan mengenai kekurangan debat kandidat tahap kedua kali ini, menurut Abdul Rahman saleh Ketiga paslon Kurang Mengeksplore kemampuan mereka.

“mereka kurang mengeksplore kemampuan yang ada karena mungkin mereka terlalu dikejar oleh waktu kemudian juga visioner yang mereka ungkapkan itu belum sesuai dengan yang mereka harapkan,” Pungkas Abdul Rahman.

Ketua KPID Sultra Efendi Abdullah Hairin juga ikut bersuara mengomentari kekurangan yang ada pada debat kandidat kali ini, Fendi mengomentari tentang ketertiban pendukung paslon yang kurang mampu berkoordinasi dengan penyelenggara acara.

“terkait persoalan dialegtika banyak hal yang harus dibenahi termasuk persoalan dukungan dari tim pemenangan harus diatur lebih baik lagi terkait dengan bagaimana kemudian tim-tim dari pasangan calon yang hadir pada debat kedua ini harus bisa diarahkan untuk tertib, untuk disiplin dan untuk menghargai etika-etika serta menghargai standar broadcast yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara,” katanya. (B)