Hari  Ini, 8.207 Siswa SMK Ikuti UN
Keterangan Gambar :

Hari Ini, 8.207 Siswa SMK Ikuti UN

61 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sebanyak 8.207 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sultra mengikuti Ujian Nasional (UN) mulai hari ini 3 April sampai 6 April nanti.

8.207 siswa tersebut berasal dari 88 sekolah negeri dan 43 sekolah swasta untuk 17 kabupaten/kota se – Sulawesi Tenggara.

“Ada 131 SMK di Sultra yang melaksanakan Ujian Nasional hari ini, 13 diantaranya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan 118 Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP),” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Sulawesi Tenggara Damsid Senin (3/4/2017).

Berdasarkan hasil pantauan hari pertama pelaksanaan UN untuk jenjang SMK pada Senin (3/4/2017) hari ini, Damsid mengatakan dapat berjalan dengan lancar. Dan jumlah tersebut belum dapat di pastikan semua hadir hari ini.

“Belum bisa kita pastikan, apakah jumlah itu semua ikut UN. Bisa saja, ada yang sudah pindah tetapi masih terdata di sekolah awal. Saya belum bisa berikan data yang pasti berapa yang tidak ikut,” ujar Kepala Dikbud Sultra, Damsid saat memantau UN di SMKN 1 Kendari, Senin (3/4).

Dia pun menjelaskan, siswa yang sakit dan terjerat masalah hukum, akan diberi kemudahan untuk melakukan ujian nasional. Mereka yang bersangkutan tetap ikut ujian di rumah sakit atau ditahanan.

“Ada dua siswa SMKN 5 Kendari tidak bisa mengikuti UN di sekolahnya. Satu diantaranya habis operasi dan satu lagi masalah hukum. Jadi mereka di bawakan soal di rumah sakit dan kami juga sudah berkoordinasi dengan polsek agar siswa terkait tetap ikut UN di tahanan,” jelasnya.

Adapun mata pelajaran yang diujiankan pada pelaksanaan UN hari pertama adalah Bahasa Indonesia. Selanjutnya untuk hari kedua, mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika, dan hari ketiga mata pelajaran Bahasa Inggris, serta hari keempat mata pelajaran yang diujikan adalah teori kejuruan.

Sedangkan untuk pelaksanaan UN susulan, akan dilaksanaan pada 18 sampai 19 April 2017. Untuk hari pertama ujian susulan yang diujikan adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, pada hari kedua Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan.

“Dan perlu diketahui bahwa keunggulan dari perubahan sistem kelulusan yaitu pihak sekolah yang akan menentukan kelulusan tetapi perlu di ingat bahwa yang tercantum di ijazah adalah nilai hasil Ujian Nasional”, tutup Mendikbud Prof. Dr. H. Muhadjir Efendy, M. AP beberapa waktu lalu saat peletakkan batu pertama SMK Maritim Sabtu (1/4/2017). (C)

About author