Gubernur Ali Mazi Minta Kerja Sama Masyarakat Sukseskan Regsosek 2022

Gubernur Ali Mazi Minta Kerja Sama Masyarakat Sukseskan Regsosek 2022

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Ali Mazi meminta kepada masyarakat yang berada di Sultra untuk dapat bekerja sama dalam mendukung dan mensukseskan Regristrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Ketgam: Rakorda Regsosek 2022 BPS Sultra.

Untuk itu, Ali Mazi meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat menerima kedatangan para petugas Regsosek dirumah masing-masing dan bekerja sama untuk memberikan data yang benar.

Saya pun mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh kalangan masyarakat dan aparat di provinsi sultra, untuk dapat menyukseskan program-program yang dilaksanakan oleh BPS, baik Regsosek, implementasi satu data Indonesia, maupun pelaksanaan survei dan sensus lainnya, karena manfaat yang akan diperoleh tentunya akan kembali kepada masyarakat Sultra sendiri,” ujarnya saat membuka Rakorda Regsosek 2022 di salah satu hotel di Kendari, Selasa, (13/09/2022).

Dengan Regsosek ini, lanjut Ali Mazi, akan dapat membantu pemerintah berbagai tingkatan dalam mengidentifikasi dan menyasar penduduk rentan, miskin, dan miskin ekstrem, khususnya dalam perlindungan sosial dan tanggap darurat kebencanaan. Selain itu, data Regsosek membuka peluang pemanfaatan yang lebih luas, tidak hanya program perlindungan sosial saja.

Tetapi juga akan mendukung program pemberdayaan ekonomi, penyediaan kebutuhan infrastruktur dasar, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, peningkatan inklusi keuangan, dan program lain untuk mendorong potensi pembangunan di pusat dan daerah,” jelas Ali Mazi.

Ditempat yang sama, Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti mengatakan, pendataan Regsosek ini akan berlangsung selama satu bulan mulai pada tanggal 15 Oktober 2022. Para petugas akan mendata rumah tangga di wilayah yang menjadi penugasannya secara satu persatu.

Jadi kami minta masyarakat untuk tidak menolak kedatangan petugas kami dan memberikan data dengan benar dan apa adanya,” katanya.

Data hasil Regsosek ini, tambah Agnes, akan dapat membantu pemerintah dalam menentukan sasaran program-program dari pemerintah sehingga dapat lebih tepat sasaran.

Jadi rugi bagi yang tidak terdata karena semua data ini akan menjadi target program pemerintah baik itu perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat dan lainnya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Rakorda Regsosek ini diikuti sebanyak 162 peserta yang terdiri dari pemerintah daerah, instansi vertikal, akademisi dan media.

Your email address will not be published. Required fields are marked *