Gempur Dan BPSB Sultra Panen Padi Impari 39 di Buton Utara
Keterangan Gambar : Ketua DPRD Butur Diwan

Gempur Dan BPSB Sultra Panen Padi Impari 39 di Buton Utara

137 views
0

Butur, Radarsultra.co.id – Gerakan Masyarakat Peduli Buton Utara (Gempur), Bersama Badan Pengawasan Dan Sertifikasi Benih (BPSB), Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan panen raya benih Padi jenis Impari 39. Di Desa Ronta Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara (Butur) pada Minggu 1 Desember 2019.

Gempur Dan BPSB Sultra Panen Padi Impari 39 di Buton Utara

 

Turut hadir dalam panen raya ini, Ketua DPRD Kabupaten Butur Diwan, rombongan BPSB Sultra, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan masyarakat kelompok tani.

Pantauan di lapangan, antusias masyarakat menyambut baik kedatangan ketua Gempur, Aswadi Adam bersama rombongan BPSB Sultra, yang akan melakukan panen raya benih padi jenis Impari 39.

Ketua DPRD Butur Diwan mengaku  bangga dengan sosok Aswadi Adam yang memiliki jiwa sosial yang tinggi bisa membantu petani  apa lagi dengan menghadirkan kepala balai pengawasan dan sertifikasi benih wilayah sultra.sosok pemuda yang kita banggakan.

“saya kagum dan bangga dengan Aswadi  memiliki ide dan pemikiran luar biasa mengumpulkan petani kita semoga para petani bisa menghasilkan padi yang unggul,” kata Diwan.

Lanjut Diwan mengungkapkan, jiwa sosial yang tinggi dan inisiatif Aswadi yang menyentuh langsung ke masyarakat petani merupakan sebuah harapan baru yang lahir untuk masyarakat Buton Utara kedepannya.

Sementara itu Ketua umum Gempur, Aswadi Adam saat ditemui usai panen raya mengatakan, kunjungannya bersama rombongan BPSB ke Desa Ronta adalah untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di Butur, bukan hanya di Desa Ronta, Aswadi mengatakan, kualitas hasil pertanian di seluruh tanah Butur harus ditingkatkan secara kualitas maupun kuantitas.

“Untuk lebih meningkatkan produksi, maka langkah penangkaran dengan cara seperti ini adalah langkah yang tepat untuk mendapatkan bibit unggul. Saya sangat berbangga kelompok tani yang sukses melaksanakan panen pada musim kemarau,” ucpanya saat ditemui di lokasi panen raya.

Lebih lanjut Aswadi mengatakan, harapannya untuk terus meningkatkan hasil pertanian yang sebelumnya hanya menghasilkan tiga sampai empat ton dalam sekali panen.

“Ketika ada pembibitan seperti ini kita harapkan bisa meningkat, sehingga dengan hasil yang maksimal, dengan hasil yang dua kali lipat sebelumnya itu meningkatkan citra petani, sehingga kita tidak perlu lagi mengharapkan beras dari luar daerah lagi karena dengan hasil yang kita peroleh sudah bisa mencukupi untuk kebutuhan daerah kita. Kalaupun juga ketika kita kelebihan swasembada misalanya,” terangnya.

Untuk diketahui Padi yang dipanen adalah jenis padi Impari 39 seluas kurang lebih enam hektar. Sebelumnya, target panen para petani adalah 10 hektar namun kondisi cuaca yang ekstrim membuat hasil panen berkurang.

“Jadi targetnya sekitar sepuluh hektar cuma karena ada yang rusak, jadi yang produktif itu sekitar enam hektar sehingga hasilnya itu mencapai per hektar mencapai sampai dengan delapan atau sembilan ton tapi itu baru gabah,” terangnya.

Sementara itu Kepala BPSB Sultra, Suryati Raiba, mewakili Dinas pertanian Provinsi Sultra, dalam mengatakan, BPSB Sultra sangat mendukung masyarakat kelompok tani Butur untuk terus mengembangkan benih padi untuk sumber benih di daerah sendiri.

“Saat ini Mentan lagi mengembangkan kostrat petani dengan mempersiapkan benih benih adalah bagian dari bisnis masa depan kita benar tercatat di BPS prov Sultra tercatat hanya 9, 7 ton gabah giling per hektarnya,”ucapnya

“Jadi bapak ini saya mengajak kita semua masyarakat jangan hanya kelompok gempur yang melakukan penagkaran tapi kita semua,”lanjutnya.