Gelar Rakerda, IAI Sultra Fokus Aktualisasi Potensi Apoteker
Keterangan Gambar :

Gelar Rakerda, IAI Sultra Fokus Aktualisasi Potensi Apoteker

744 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pengurus daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bersama seluruh pengurus cabang kabupaten dan kota untuk membahas program kerja dan mengaktualisasi potensi tenaga kesehatan khususnya apoteker.

Ketua Pengurus Daerah IAI Sultra, Harmawati Kadir mengatakan Rakerda IAI dilaksanakan setiap tahun bertujuan merencanakan program kerja tahun 2017-2018 dan mengevaluasi program-program tahun sebelumnya.

“Kami melaksanakan Rakerda setiap tahun dan tahun ini kita lakukan dengan tujuan merencanakan program kerja yang akan datang dan mengevaluasi program sebelumnya tahun 2016 lalu,” ujar Harnawati saat ditemui Radarsultra.co.id di Hotel Clarion Kendari, Sabtu (8/4/2017).

Ketgam : Ketua PD IAI Sultra, Dra Hj.Harmawati Kadir M.Kes., Apt, Sabtu (8/4/2017) (Foto: Andi icha)

Kepengurusan IAI, sambung dia, sejak 2010 lalu masih enam kabupaten sebagai pengurus cabang yakni Bau-bau, Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Muna dan Kota Kendari. Kemudian tahun 2017 menjadi 9, bertambah 3 dari Bombana, Wakatobi dan Buton Utara.

“Program kerja IAI adalah mengurus surat registrasi para tenaga apoteker yang ada di Sultra ke pusat, mengurus surat izin praktek apoteker di Dinas Kesehatan, untuk memperpanjang surat izin praktek setiap lima tahun, maka harus mengikuti seminar-seminar kesehatan sebagai aktualisasi pengetahuan seputar kesehatan,melaksanakan seminar kesehatan dan kegiatan anjang sana” jelas Harmawati.

Ketgam : Pengurus IAI Sultra, Natalia Christiani S.Si.,Apt.Ketua Panitia(kiri), Dra. Hj.Harmawati Kadir M.Kes., Apt (tengah), Putri Pajriani Asrul S.Farm.,Apt, Sekertaris Panitia (kanan)

Selain Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA) dan Surat Izin Praktek Apoteker (SIPA), pengurus IAI juga menerbitkan kartu anggota IAI Sultra dan pengusulan peraturan-peraturan kementrian kesehatan terkait kefarmasian.

Kegiatan Rakerda juga dirangkaikan dengan seminar kesehatan dengan tema pencegahan penyakit Diabetes Mellitus karena berdasarkan data saat ini prefensi diabetes sangat meningkat. Dalam seminar yang digelar, diikuti oleh para profesi tenaga medis seperti dokter, bidan dan apoteker.

Keterangan gambar : Suasana seminar kesehatan

“Penyakit diabetes sangat terkait dengan pola hidup, meskipun ada yang berpotensi karena turunan, tetapi jika pola hidup sehat tetap terjaga maka penyakit tersebut dapat dicegah dan terhindar dari penyakit turunan, karena penyakit diabetes merupakan induknya penyakit,” tutupnya. (**)

About author

andi nur aisyah

My nickname icha, i was born on October 21, 1990