Gandeng IDRAP, Pemda Butur Gelar Lokakarya Peningkatan Tata Kelola Desa
Keterangan Gambar : Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton Utara (Butur) bekerjasama dengan Institusi Pemberdayaan Masyarakat Asli dan Pedesaan (IDRAP) menggelar Lokakarya Peningkatan Kualitas Tata Kelola Desa di Aula Bappeda Kabupaten Buton Utara.

Gandeng IDRAP, Pemda Butur Gelar Lokakarya Peningkatan Tata Kelola Desa

99 views
0

Butur, Radarsultra.co.id – Untuk meningkatkan kualitas suatu desa tentunya harus dimulai dari manajemen atau tata kelola desa itu sendiri.

Terkait peningkatan tata kelola Desa di Kabupaten Buton Utara (Butur), Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton Utara (Butur) bekerjasama dengan Institusi Pemberdayaan Masyarakat Asli dan Pedesaan (IDRAP) menggelar Lokakarya Peningkatan Kualitas Tata Kelola Desa di Aula Bappeda Kabupaten Buton Utara.

Pada Lokakarya yang mengusung tema “Menuju Kemandirian Desa Melalui Sinergi Kemitraan Para Pihak dan Multi – Stakeholders di Kabupaten Buton Utara” ini, Pemda Butur menampung seluruh koreksi-koreksi tentang manajemen desa yang telah diterapkan saat ini.

Bupati Buton Utara, Abu Hasan mengatakan, Lokakarya ini secara umum membahas tentang tata kelola desa secara terstruktur dimulai dari proses perencanaan yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Desa dan sebagainya sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

Sebetulnya materinya terkait bagaimana tata kelola desa, tata kelola itu berkaitan dengan manajemen, kalau manajemen itu akan dimulai dengan proses perencanaan, jadi kita buatkan dulu perencanaan di desa yang acuannya mulai dari RPJM desa, RKP desa dan sebagainya,” jelas Abu Hasan saat ditemui di Aula Bappeda Butur, Senin, (20/01/2020).

Abu Hasan mengungkapkan, meskipun tata kelola desa di kabupaten Butur saat ini sudah baik, namun pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan tata kelola desa untuk disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa itu sendiri.

Sejauh ini pengelolaan desa ini sudah bagus, tapi kita ingin makin hari makin bagus, makin berkualitas, koreksi-koreksi kita tampung, kita wadahi dan untuk kita jadikan referensi untuk memperbaiki kedepannya, kita ingin makin hari makin baik, tidak bisa kita bertahan dengan hal-hal yang sifatnya konsep-konsep lama yang kadang-kadang sudah tidak up to date atau terkini untuk kebutuhan masyarakat hari ini,” ungkapnya.