Gagal Move On, Seorang Pemuda Tikam Suami Mantan Pacar
Keterangan Gambar :

Gagal Move On, Seorang Pemuda Tikam Suami Mantan Pacar

215 views
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Seorang pemuda berinisial S (26) nekad menikam IS (35) yang kesehariannya berprofesi sebagai security di salah satu perumahan di Kota Kendari, karena aksi penikaman tersebut, IS mengalami luka tusuk yang cukup parah di dada kiri atas, akibatnya IS harus dirawat di RSUD Bahteramas, Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pelaku penikaman bersama rekannya (rompi orange), bersama barang bukti sebilah pisau khas Keledupa Kabupaten Wakatobi

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Baruga, AKP. Sri Endang mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 23 Juni 2019 lalu, setelah melakukan penikaman, pelaku melarikan diri bersama kawannya yang mengantarkan pelaku ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) penikaman.

“Kronologis kejadian pada tanggal 23 sekitar pukul 20.30 pelaku melakukan penikaman terhadap korban atas nama IS di jalan Ade Irma, Lorong Hombis, Kelurahan Alor Jaya pada saat itu korban dalam perjalanan pulang ke rumahnya namun dicegat dan dianiaya oleh pelaku. Pelaku yang kita amankan ada 2 (dua) orang, tersangka utama yang melakukan eksekusi berinisial S (26) dan yang mengantarkan pelaku untuk melakukan penikaman berinisial L (19),” kata AKO. Sri Endang saat ditemui di Mapolsek Baruga, Kota Kendari, Selasa, (02/07/2019).

AKP. Sri Endang mengungkapkan, penikaman tersebut berawal dari dendam pelaku kepada si korban yang ternyata adalah suami dari mantan pacar si pelaku penikaman.

“Motif pelaku adalah balas dendam, jadi sebelumnya memang pelaku dan istri korban pernah ada hubungan, keduanya kembali bertemu di momen lebaran Idul Fitri 2019 ini, pada saat itu pelaku mengancam akan membunuh suami mantannya itu, karena takut, si istri ini melapor kepada suaminya,” ungkapnya

“Kemudian suami dari mantan pelaku ini mengancam pelaku bahwa akan menembak pelaku apabila datang ke Kendari, selanjutnya tersangka sakit hati, selanjutnya dia datang ke Kendari hari pada hari Sabtu 22 Juni 2019 kemudian 23 Juni 2019 hari Minggu malam kejadiannya,” lanjutnya.

Setelah beberapa hari melakukan pencarian, Pihak Kepolisian akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku di Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sultra.

“Kedua pelaku diamankan di Kaledupa oleh rekan kami di Polsek Kaledupa, selanjutnya diamankan di Polres Wakatobi dan kami menjemput kedua pelaku di Wanci, kedua pelaku adalah orang Kaledupa,” jelasnya.

Dari hasil penangkapan, pihak Kepolisian mengamankan dua alat bukti berupa sebilah pisau khas Kaledupa dan sebuah tongkat yang terbuat dari besi.

“Pelaku membeli pisau itu di Kaledupa, untuk Pisau memang didesain seperti itu, bukan bengkok karena penikaman, memang dia bentuknya agak meruncing keatas kemudian agak bengkok,” ucap Kapolsek Baruga.

Atas tindakan kriminalnya, kedua pelaku disangkakan Pasal 353 ayat 1 dan 2 subsider 351 ayat 2 Junto Pasal 56 turut serta dengan ancaman 7 tahun penjara.