Expose Kinerja, Bukan Sekadar Expose Janji ABR…!
Keterangan Gambar :

Expose Kinerja, Bukan Sekadar Expose Janji ABR…!

223 views
2

Kendari, Radarsultra.co.id – Rencana gelar event Expose 4 Tahun Kinerja Pembangunan Bupati dan watkil Bupati Buton Utara, yang akan di helat pada 17 Februari 2020 mendatang akan turut pula dimeriahkan oleh Artis Ibukota di Islamic Centre Mina-minanga. Kabar ini sontak menjadi perbincangan ramai dibilik-bilik penggiat media sosial, baik itu politisi, akademisi maupun masyarakat secara luas.

Tertariknya penulis untuk menguruai perihal ini adalah ketika mendengar kata expose 4 tahun kinerja pembangunan bupati dan wakil bupati (Abu Hasan Ramadio) berarti keberhasilan pemerintah Abu Hasan Ramadio.

Pertama, apa yang akan di tampilkan dan di pertontonkan ?

Sementara perjalanan 4 tahun kepemimpina Abusan Ramadio penulis menilai belum ada bentuk realisasi nyata dalam menuai visi misi yang dulu pernah diramu bersama masyarakat pada perhelatan pilkada 2015 silam.

Peralihan kepemimpinan Ridwan Zakaria ke Abu Hasan Ramadio mirip kisah peralihan masa orde baru ke masa reformasi. Abu Hasan hadir dengan formula reformasi untuk memperbaiki tatanan masyarakat pada masa itu dengan ramuan visi misinya yang berisikan harapan besar masyarakat luas Buton utara.

Formula yang tertuang dalam ramuan visi misi tersebut salah satunya adalah peningkatan kualitas pendidikan dan pembukaan lapangan pekerjaan bagi generasi yang sudah menempuh pendidikan di tingkat sarjana (S1).

Sehingga pada masa itu gerakan masyarakat dan mahasiswa tak mampu ditepis hingga pasangan calon Bupati dan wakil bupati (Abu Hasan Ramadio) memenangkan perhelatan pilkada 2015 silam.

Memang bukan perkara yang mudah dalam peningkatan mutu pendidikan. Membutuhkan proses yang panjang serta waktu yang lama. Karena peningkatan mutu pendidikan ini tidak hanya satu kali perencanaan, setelah itu terapkan. Tetapi pendidikan juga harus terus dievalusi pelaksanaannya di lapangan serta dikoreksi secara bersama apa yang menjadi permasalahannya.

Sebuah kisah pilu melanda mahasiswa kali ini, ketika kita kembali menoleh pada catatan visi misi bupati dan wakil bupati (Abu Hasan Ramadio) untuk memperbaiki kualitas pendidikan. Ketika kawan kawan kemahasiswaan Butur berjumpa dengan kawan kawan mahasiswa di daerah lain pada forum forum kajian akademisi hampir tak mau berbicara ketika kawan kawan mahasiwa daerah lain bicara prestasi pemerintah daerahnya bagaimana memperhatikan generasinya dengan program program beasiswa dan pembuatan asrama kemahasiswaan.

Contoh kecilnya para mahasiswa dari Wawoni’i, pemerintah daerahnya membuatkan program beasiswa cerdas dan pembuatan asrama kemahasiswaan yang sampai hari ini menjadikan generasi muda Wawoni’i berbondong bondong untuk menempuh pendidikan lanjutan, sekalipun para orang tuanya tak mampu membiayai itu semua. Dengan program-program ini, para generasi terbantu dan kemudian tertolong pada pemberantasan buta pendidikan.

Sesak didada, ketika kedua orang tua yang harus membiayai anak anaknya lanjut pendidikan sedangkan Janji itu tak kunjung berkabar. Hal yang anak-anaknya tak tahu bahwa biaya yang di kumpulkan itu untuk menebus kebutuhan seorang anak harus mendaki dan turun gunung, bahkan menjual keliling keliling kampung.

Apa yang akan di suguhkan pada masyarakat di expose 4 tahun kinerja pembangunan bupati dan wakil bupati Buton utara ?

Sementara Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang di topang oleh 4 Pilar. Salah satu pilar utama penopangnya adalah Pendidikan sebagaimana tertuang dalam ramuan visi misi bupati dan wakil bupati (Abu hasan Ramadio tak kunjung sampai pada klimasnya. Seperti program yang hari ini di suguhkan pada generasi emas Buton utara “Bantuan Pendidikan” dan pembangunan asrama kemahasiswaan tak memberikan solusi bagi keresahan generasi emas Buton Utara.

Penulis:
Asri Yawan
Pemuda Wandaka