Ekspose 9 Tahun Kepemimpinan NUSA
Keterangan Gambar :

Ekspose 9 Tahun Kepemimpinan NUSA

1263 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pada hari ini, Sabtu 18 Februari 2017 merupakan Ekspose ke sembilan tahun atas kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam dan Saleh Lasata atau NUSA yang digelar di Hotel Clarion Kendari.

Ekspose ke sembilan tahun kali ini terkait pembangunan yang telah dilakukan oleh NUSA dengan mempersentasikan hasil yang telah dicapai dihadapan Kepala Daerah, Kepala dan SKPD se-Sultra.

Kurun waktu sembilan tahun, pasangan ini telah diberikan amanah oleh masyarakat Sultra untuk memimpin dan melakukan berbagai pembangunan sejak terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra pada tahun 2008 silam.

Dalam ekspose tersebut Nur Alam mempersentasikan sejumlah kemajuan yang telah dilakukannya bersama pasangannya. Mulai dari Visi Misi, pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur jalan dan beberapa pembangunan lainnya yang telah dicapai bersama saat kepemimpinan mereka.

 

Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Dinas pekerjaan umum terus bekerja membangun infrastruktur melalui bidang Bina Marga, pengerjaan terus ditingkatkan dimana ruas jalan yang berstatus jalan provinsi 1009 km dan berstatus jalan strategis 132,27 km terus mengalami peningkatan, mulai dari jalan yang kondisi rusak berat dan rusak ringan, kini telah mencapai kondisi sedang dan baik dengan persentase sebagai berikut :

– 35,77 persen jalan dengan kondisi baik atau sepanjang 361,02 km

– 24,93 persen jalan dengan kondisi sedang atau sepanjang 251,61 km

– 23,58 persen jalan dengan kondisi rusak ringan sepanjang 237,99 km

-15,72 persen jalan dengan kondisi rusak berat sepanjang 158,66 km

 

Salah satu pengerjaan jalan di Kota Kendari, jalan poros Bypass Kendari Beach sebagai jalan strategis.

Dinas PU Provinsi Sultra dalam pengerjaan jalan yang tersebar di 17 Kabupaten dan Kota, dimana kegiatan pengerjaan disusun berdasarkan perioritas dan usulan dari masyarakat sesuai dengan kepentingan yang mendesak. Berdasarkan data, Kabupaten Muna, Muna Barat, Buton Tengah, Buton Selatan dan Buton Tengah tercatat beberapa jalan dalam kondisi baik dan sedang. Meskipun sebagian jalan masih dalam kondisi rusak ringan dan berat.

 

Kondisi jalan Lakapera-Raha sebelum dan setelah pengerjaan

Salah satu jalan yang kondisinya rusak parah, Jalan Lakapera-Raha, kini telah selesai pengaspalan. Sebelum pengerjaan jalan, warga Tongkuno menempuh perjalanan selama kurang lebih tiga jam, namun saat ini dapat ditempuh dengan waktu satu jam.

Pembangunan infrastruktur jalan, hampir di seluruh wilayah kami sudah berupaya untuk melakukan pelebaran jalan, serta menaikkan statusnya dari kurang menjadi baik.

Pelebaran jalan Martandu sebagai jalan berwawasan lingkungan, berkeselamatan dan responsif genre menuju kawasan perkantoran Provinsi Sulawesi

Infrastruktur jembatan merupakan objek vital yang sangat dibutuhkan dibeberapa daerah di Sultra sebagai penghubung antar daerah dan pulau telah rangkum dibangun, selain itu guna melancarkan arus transportasi serta meningkatkan taraf hidup masyarakat antar pulau.

Jembatan Penanggo, Kolaka Timur

Jembatan Konaweha Hulu merupakan jembatan terpanjang di Sultra terletak di Desa Asinua menghubungkan Kabupaten Kolaka Timur dengan Kabupaten Konawe

Bidang Pariwisata

Pengembangan kawasan pantai yang merupakan destinasi wisata yang ramai dukunjungi saat ini adalah pulau bokori, pulau bokori yang nyaris tak tersentuh kini diberi berhatian penuh oleh pemprov Sultra dalam upaya percepatan pembangunan kawasan pantai di pulau tersebut. Pengembangan kepariwisataan diharapkan menjadi gerbang masuknya wisatawan nasional maupun mancanegara.

Kawasan Wisata Pulau Bokori, Desa Tappulaga, Kendari, Sulawesi Tenggara

Secara geografis sangat strategis dan menarik minat kunjungan, untuk menuju pulau Bokori dapat diakses melalui jalur darat dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit dari Kendari menuju Desa Tappulaga, kemudian menggunakan perahu menuju pulau Bokori dengan menempuh waktu 10 menit. Sedangkan menggunakan jalur laut dapat ditempuh selama 45 menit menuju pulau Bokori melalui penyebrangan pelabuhan Kendari.

Pembangunan Pulau Bokori dilakukan secara bertahap menggunakan APBD Provinsi sejak tahun 2015 hingga tahun 2016 yakni :

1. Pembangunan break water

2. Pembangunan talud abrasi

3. Pembangunan tanggul penghubung pulau A-B

4. Sarana penunjang pantai

5. Fasilitas pendukung pantai, rumah dan menara jaga

 

Bidang Pendidikan

“Pendidikan, beasiswa pada awalnya cuma sekitar 23 ribu lebih siswa, tapi sekarang tahun 2016 sudah 800 ribu siswa kita berikan, itu tandanya kami serius, begitu pula dengan perbaikan kapasitas guru, sudah banyak guru yang kami sekolahkan,” terang Nur Alam.

Begitu pula dengan pendidikan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), pihaknya mengatakan bahwa menurut ahli sosiologi PNS merupakan pondasi bagi pembangunan Sultra, maka pihaknya juga memberikan anggaran bagi PNS untuk meningkatkan SDM bagi PNS.

 

Bidang Kesehatan

Dari segi kesehatan sendiri, pihaknya mengatakan salah satu bukti bahwa pihaknya sudah berkerja keras dibukti dengan sudah berhasil membangun Rumah Sakit Umum Bahteramas yang kini dilengkapi dengan fasilitas yang sangat memadai, sehingga sudah menjadi rumah sakit rujukan bahkan sudah mendapat Akreditas Paripurna yang setara dengan bintang lima.

Pembangunan Rumah Sakit Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara

“Sekarang Rumah sakit kita sudah bagus, sudah lengkap, sehingga tidak banyak lagi yang dirujuk di Makassar, kecuali penyakit tertentu, bahkan sudah setara dengan bintang lima, walaupun itu entah bintang lima ringan, lima sedang, lima berat yang penting kita sudah masuk bintang lima,” ujarnya sambil bercanda.

Terkait pengelolaan keuangan, pihaknya menambahkan bahwa Sultra yang awalnya mendapatkan penilaian Disclaimer saat ini sudah patut berbangga diri dengan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tiga tahun berturut-turut.

“Awal saya pimpin 2008 masih status Disclaimer, tapi sekarang dari WDP sudah naik menjadi WTP sejak 2013 sampe 2015, kalau 2016 kita lagi usaha dapatkan yang lagi diproses oleh BPK,” ujarnya.

Bundaran pesawat, sebagai salah satu ciri khas ketika memasuki Kota Kendari, ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pembangunan mesjid Al-Alam dalam tahap penyelesaian

Semua yang telah dicapai NUSA sejak tahun pertama kepemimpinan sampai kesembilan tahunnya yang dilakukan tidak luput dipersembahkan untuk masyarakat Sultra dan cita-cita pasangan ini untuk terus memajukan daerah ini sehingga lebih dikenal lagi baik tingkat nasional maupun internasional. (A)

About author