Ekspansi Gempur Terus Melebarkan Sayap Hingga 98 Desa dan Kelurahan di Butur
Keterangan Gambar :

Ekspansi Gempur Terus Melebarkan Sayap Hingga 98 Desa dan Kelurahan di Butur

415 views
-4

Butur, Radarsultra.co.id – Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Masyarakat Peduli Buton Utara (Gempur) terus melebarkan sayapnya hingga ke 98 desa dan 6 (enam) Kecamatan di Kabupaten Buton Utara (Butur), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sekretaris jenderal “Gempur” Ikhwan Karmawan

Gempur merupakan wadah yang di bentuk oleh masyarakat Butur. Lahir dari ide dan gagasan kreatif, Gempur trus menunjukan eksistensi dan kreatifitasnya dalam berbagai bidang, baik itu pendidikan, pertanian, kesehatan, keagamaan dan pertanian termasuk perekonomian yang berbasis kearifan lokal.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gempur Ikhwan Karmawan mengungkapkan, lahirnya wadah Gempur di Kabupaten Butur berasal dari keterpaduan pemikiran dari generasi muda yang datang dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda, dimana generasi Buton Utara harus memberikan perhatian terhadap daerahnya dalam berbagai aspek.

“Dengan semata-mata bertujuan untuk kemajuan Buton Utara itu sendiri, sehingga bisa sejajar dengan Kabupaten Lainya yang sudah maju dan berkembang,”Kata Ikhwan, Rabu, (07/08/2019).

Lanjut dia, Gempur tidak hanya terlihat di ibu Kota Kabupaten saja, akan tetapi ekspansi wadah ini sudah sampai ke 98 desa dan enam Kecamatan di Kabupaten Butur.

Dengan pencapaian tersebut, tersebut Gempur diharapkan dapat memberikan nilai positif sesuai dengan visi dan misi yang telah berjalan selama ini.

“Saat ini ekspansi Gempur sudah melaus, bahkan sampai ke seluruh desa dan enam Kecamatan yang ada di Kabupaten Butur, tentunya dengan terbentuknya wadah ini di harapkan mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Butur, seiring dengan program-program yang terdapat dalam visi dan misi di wadah yang kami namakan Gempur tersebut,” ungkapnya.

Ikhwan menjelaskan, Gempur bukanlah wadah yang diisi oleh kelompok masyarakat yang kerap melakukan kegiatan serimonial ataupun gerakan abal-abal, akan tetapi Gempur adalah wadah yang memiliki legalitas hukum yang jelas dan memiliki visi dan misi kemanusian demi kamajuan daerah, sehingga Gempur akan lebih aktif dalam melahirkan ide kreatif dalam membangun daerah secara nyata.

Terlepas dari itu semua, kehadiran Gempur kerap dikait-kaitkan dengan tendensi politik. Menanggapi hal tersebut, Ikhwan menegaskan bahwa Gempur  bukanlah lebaga politik, ia mengatakan, Gempur adalah sebuah wadah perhimpun para anak-anak negeri Butur yang memiliki niat yang tulus dan ikhlas untuk melihat dan merubah wajah negeri dan memerikan yang terbaik melalui konsep dan pemikiran serta perbuatan demi kemajuan Kabupaten Butur itu sendiri melalui program-program nyata dan teraplikasi secara langsung kepada masyarakat.

“Jadi harus di pahami bahwa Wadah ini bukanlah wadah abal-abal, wadah ini memiliki visi dan misi yang jelas, untuk membangun negeri ini, saat ini sudah adalah langkah kecil yang sudah di lakukan dan itu murni tidak ada tendensi politik apapun, karena lembaga dan wadah ini bukanlah lembaga politik, kalaupun ada opini yang katanya dengan momentum 2020, silahkan mereka menilai, namun yang pasti apa yang di lakukan oleh Gempur secara nyata dan bukti bukan janji semata, namun untuk kemajuan negeri ini,” tutupnya.