DPRD Kendari Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Penduduk Online 2020
Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan, mengisi SPO 2020 didampingi Kepala BPS Kota Kendari, Martini

DPRD Kendari Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Penduduk Online 2020

21 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, turut mendukung pelaksanaan sensus penduduk 2020 secara online agar berjalan dengan sukses.

Dukungan itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan, setelah dirinya selesai mengisi data sensus secara online yang didampingi Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari, Martini.

Subhan mengajak seluruh anggota dewan di DPRD dan masyarakat Kota Kendari agar terlibat aktif menyukseskan perhelatan 10 tahunan ini.

Kita berharap semua bisa proaktif untuk bisa melalukan proses pendataan sesuai tahapan,” ujar Subhan, Selasa (10/3/2020).

Politisi PKS ini menerangkan pengisian data sensus tidak sulit untuk dilakukan sehingga masyarakat dapat melakukan secara mandiri melalui website sensus.bps.go.id.

Sebelum mulai melakukan pengisian, pastikan Anda telah mempersiapkan beberapa dokumen, seperti kartu keluarga(KK), kartu tanda penduduk(KTP), dan buku nikah atau dokumen cerai.

Subhan juga turut mengapresiasi kerja BPS Kota Kendari yang turun langsung mendampingi serta mengumpulkan data yang dibutuhkan.

Karena selama ini data berjalan sendiri-sendiri akibatnya banyak data kita dapatkan yang berbeda dilapangan,” tambahnya.

Subhan berharap nantinya setelah BPS selesai melakukan pendataan kemudian dirapatkan bersama DPRD untuk dilakukan singkroniksi sehingga melahirkan data yang valid.

Senada dengan itu, Kepala BPS Kendari, Martini mengatakan sosialisasi SP online pada anggota DPRD tersebut untuk menjelaskan kepada setiap anggota DPRD tata cara pelaksanaan pengisian data SP khususnya secara mandiri melalui daring.

Pelaksanaan sensus penduduk ke tujuh ini berbeda dengan sensus penduduk pada tahun sebelumnya, sensus penduduk ke tujuh ini menggunakan metode kombinasi yaitu sensus secara mandiri atau online dan sensus penduduk wawancara,” kata Martini.