Diusia  ke -53 Provinsi Sultra, DPRD Terus Bersinergi Bersama Pemerintah
Keterangan Gambar : Sekertaris DPRD Provinsi Sultra, H. Nasruan, S. Sos, M. si

Diusia ke -53 Provinsi Sultra, DPRD Terus Bersinergi Bersama Pemerintah

260 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Memasuki usia ke- 53 tahun, Provinsi Sultra bersama DPRD Sultra, yang merupakan mitra pemerintah sekaligus sebagai lembaga legislatif unikameral, hingga kini terus mengawal produk pemerintahan dengan menampung aspirasi masyarakat, secara berkesinambungan.

Produk pemerintahan yang telah dilahirkan dari aspirasi masyarakat Sultra, yakni berbagai peraturan daerah dengan melalui proses dan mekanisme yang melibatkan pemerintah dan masyarakat setempat.

Suasana sidang laporan keterangan dan pertanggungjawaban oleh Gubernur Sultra, Nur Alam

 

Tahun 2016, DPRD Sultra Lahirkan 16 Peraturan Daerah

Proses ditetapkannya Perda itu, tentunya setelah melewati proses panjang, mulai dari menampung aspirasi masyarakat, hingga dimusyawarahkan melalui rapat paripurna dewan berdasarkan arahan Gubernur Sultra, Nur Alam.

Dalam pencapaiannya menuju usia ke- 53 tahun Provinsi Sultra, lembaga legislatif yang dipimpin oleh Abdurrahman Saleh ini, juga berperan penting dalam mendorong pembangunan Sultra dari berbagai sektor dan melantik Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota dewan yang telah berhenti atau meninggal dunia.

Pelantikan anggota dewan PAW, Mudin Musa oleh ketua DPRD Provinsi Sultra Abdul Rahman Saleh

“Hingga kini, kami terus berkomitmen menjaga dan terus mendukung pembangunan Sultra lewat aspirasi rakyat, keberhasilan lembaga ini juga tidak lepas dari peran rakyat yang semakin dewasa dalam menyampaikan aspirasinya, dari waktu ke waktu,’ ujar Ketua DPRD Sultra, sekaligus Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sultra, Selasa (18/4/2017).

Rapat Sidang Paripurna

Suasana hearing anggota DPRD dengan pihak Pertamina dan Dinas Pertambangan serta Dinas Pendapatan Daerah terkait penyaluran BBM

Hal senada disampaikan juga Sekretaris DPRD Sultra, Nasruan bahwa sejak terbentuknya Daerah Otonomi Baru dibeberapa Kabupaten di Sultra, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sultra terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Hal itu juga didukung oleh kedewasaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya.

“PAD Sultra di tahun 2008 itu hanya berkisar Rp 500 miliar setelah digenapi menjadi 17 Kabupaten, saat ini tercatat PAD kita sudah mencapai Rp 1 triliun, pencapaian itu juga bukan perkara mudah, karena sebelumnya aksi demonstrasi mewarnai prosesnya, namun patut disyukuri, karena dengan begitu, kesejahteraan rakyat kita juga ikut meningkat, 2 tahun terakhir ini, masyarakat juga sangat dewasa dalam menyampaikan aspirasinya, tanpa anarkisme ataupun huru-hara,’ jelas Nasruan.

Karena itu, mewakili seluruh elemen legislative yang ada dalam instrument struktural DPRD Sultra, Nasruan berharap, agar di Hari Ulang Tahun Sultra ke-53 ini, Pemerintah Sultra dan seluruh elemen legislatif DPRD Sultra, terus menjaga komitmennya untuk mengabdi kepada rakyat, dengan memegang penuh amanat “oleh rakyat, dari rakyat, untuk rakyat.(C)

About author

Alifiandra Lala

Reporters. Graduated from faculty of science admnstrasi, Haluoleo University, Southeast Sulawesi. Stay on city of Kendari, Southeast Sulawesi. Street in Supu Yusuf 2. I love traveling, writing, poetry and singing. I am very pleased to have the opportunity to work in radarsultra.co.id. Thank you for the trust and the opportunity that has been given.