Dituding Lakukan Kriminalisasi, Marlion: Isu Murahan Yang Sengaja di Hembuskan
Keterangan Gambar :

Dituding Lakukan Kriminalisasi, Marlion: Isu Murahan Yang Sengaja di Hembuskan

231 views
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Pasca pemeriksaan tiga warga Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) atas nama La Baa, Amin dan Wa Ana, atas laporan pihak perusahaan di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin (29/07/2019) serta adanya tudingan kriminalisasi, Humas PT. Gema Kreasi Perdana (GKP) kembali angkat bicara.

Menanggapi tudingan kriminalisasi tersebut, Marlion mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak pernah melakukan kriminalisasi seperti yang ditudingkan oleh oknum masyarakat.

“Kami sama sekali tidak pernah melakukan kriminalisasi seperti yang di tudingkan. itu merupakan isu yang sengaja di hembuskan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Marlion melalui sambungan telponnya, Selasa, (30/07/2019)

Marlion menjelaskan bahwa, kronologi tudingan kriminalisasi tersebut berawal saat pihak perusahaan yang kala itu sedang melakukan pembersihan atau land clearing terhadap lahan yang telah di bebaskan.

“Namun tiba-tiba beberapa warga mencoba untuk menghalangi kami bahkan sempat teriak sambil menghadang alat berat,” tuturnya

Tidak hanya sampai di situ, Marlion mengatakan bahwa mereka (oknum masyarakat) juga membuat tenda dan garis pembatas menggunakan tali rafia.

“Mereka membuat tenda dan memasang pembatas dari tali rafia dan kami punya dokumen videonya,” lanjutnya

“Kami ini perusahaan yang beradab dan sangat menghargai nilai-nilai dan budaya kearifan lokal, kok kami di katakan mengkriminalisasi warga inikan aneh,” imbuhnya.

Sebagai Bukti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat setempat, Marlion mengatakan pada April 2019 lalu melalui program dana CSR pihak PT. GKP telah menerangi 7 (tujuh) desa di lingkar tambang yang selama ini belum teraliri listrik.

“Selain itu kami juga membangun 2 (dua) tower BTS agar masyarakat bisa mengakses jaringan internet serta membuka kursus komputer gratis. Jadi kembali saya tegaskan tidak benar kalau kami melakukan kriminalisasi seperti yang di tudingkan. Olehnya itu mewakili perusahaan, saya berharap jangan lagi ada isu isu miring yang coba membuat suasana tidak kondusif, “harapnya.