Dinilai Tidak Cukup Anggaran KPU Sultra Usulkan PSU Bombana Ditunda
Keterangan Gambar :

Dinilai Tidak Cukup Anggaran KPU Sultra Usulkan PSU Bombana Ditunda

93 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) usulkan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Bombana ditunda.

Pasalnya anggaran yang disetujui pemerintah setempat untuk pelaksanaan PSU Bombana yaknin sebesar Rp. 1,2 Miliar Rupiah, namun dinilai tidak mencukupi untuk dilaksanakannya PSU di Kabupaten Bombana.

Hal tersebut diungkapkan oleh ketua KPU Sultra, Hidayatullah saat ditemui dipelataran eks MTQ Kendari, Jumat (26/5/17) Ia mengatakan anggaran 1,2 Miliar yang disetujui oleh pemerintah tersebut tidak akan cukup untuk keperluan PSU di Kabupateb Bombana.

“Jadi sampai tanggal 24 Mei kemarin setelah KPU Bombana melakukan rapat dengan pemerintah daerah kabupaten bombana, koordinasi-koordinasi anggaran sebelumnya yang diberitakan bahwa KPU Bombana mengusulankan anggaran sebesar Rp 2.2 Miliar namun yang disetujui sebesar Rp.1,2 Miliar Rupiah. Panwas juga usulannya sekitar Rp. 1 Milyar disetujui Rp.600 Juta,  sedangkan pihak kepolisian sebesar Rp. 1,8 Miliar disetujui 300 Juta, dan TNI sebesar Rp. 100 Juta, ternyata setelah rapat yang di laksanakan kemrin, Pj. Bupati Bombana Sitti Saleha mengatakan bahwa tidak ada anggaran seperti itu, yang tersedia hanya sebesar Rp.1,2 Miliar,” kata Hidayatullah, Jum’at (26/05/17).

“Satu Miliar itupun akan dibagi diempat lembaga itu, nah tentunya untuk semua pihak baik KPU, Panwas, Polres Bombana, dan mungkin dengan TNI tidak akan cukup, atas dasar itulah maka diminta kepada PJ Bupati Bombana untuk bersurat kepada lembaga tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hidayatullah  saat ini pemerintah daerah sudah bersurat kepada KPU dan Panwas Bombana untuk berkoordinasi mengenai pelaksanaan PSU Bombana dengan anggaran satu miliar yang disetujui oleh pemerintah tersebut.

“Beliau sudah mengirimkan surat kepada KPU dan Panwas Bombana dengan menyatakan bahwa anggaran yang tersedia hanya sebesar Rp. 1,2 Miliar, atas dasar itu KPU Bombana segera melapor kepada kami selaku KPU Provinsi, dan kami akan memanggil dan kita lakukan rapat koordinasi, dalam rapat tersebut dapat kita simpulkan agar KPU Bombana menunda PSU,” lanjutnya

Dikatakannya, Penundaan tersebut tidak akan melewati batas waktu yang telah diberikan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

“Penundaan itu tidak melewati batas waktu, dead line yang diberikan oleh MK bahwa 30 hari setelah  penetapan dan 30 hari kerja sejak penetapan, mulai tanggal 24 kemarin sampai 9 Juni, kemudian  menunggu pemerintah berkonsultasi kepada BPK RI perwakilan Sultra dan Kemendagri, maka kami sarankan PSU diundur, berdasarkan kesimpulan yg kita dapatkan kemarin yakni sampai tanggal 9 Juni 2017,” Jelasnya

“Apabila hingga tanggal 9 Juni, anggaran juga belum siap, maka kami minta KPUD  dan Panwas Bombana untuk melapor ke MK, dan menunggu keputusan final dari MK untuk proses selanjutnya seperti apa,” tegasnya.

Menurut Hidayatullah KPU dan Panwas saat ini sudah siap melaksanakan PSU namun yang menjadi kendala adalah pihak dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana yang belum siap dari segi anggaran. (C)