Dinas ESDM Ingatkan Penambang untuk Tidak Beraktivitas di Lokasi IUP yang Telah di Cabut
Keterangan Gambar : Lokasi Tambang Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sultra

Dinas ESDM Ingatkan Penambang untuk Tidak Beraktivitas di Lokasi IUP yang Telah di Cabut

48 views
0

Kendari, Radarsultra.co id – Dinas Energi dan Sumber daya mineral Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan para penambang untuk tidak melakukan aktivitas di lokasi tambang yang telah di cabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) nya.

Peringatan tersebut merupakan jawaban dari maraknya laporan serta aksi unjuk rasa yang di lakukan oleh masyarakat dan aktivis pemerhati tambang di Sultra.

Seperti di ketahui, baru baru ini, Dinas ESDM Sultra bersama Inspektur Tambang melakukan kunjungan di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) untuk menertibkan aktivitas disejumlah lokasi tambang yang telah di cabut IUP nya.

Dalam kunjungannya, tim dari dinas ESDM juga melaksanakan rangkaian kegiatan yakni pengawasan terpadu terhadap IUP berizin yang telah mendapatkan persetujuan RKAB, IUP yang telah dicabut, serta kegiatan terkait lahan terganggu di wilayah PT. TMM dan PT. Kasmar

Isran Naim selaku inspketur tambang mengatakan Kegitan terpadu yang digagas oleh tim Dinas ESDM ini, bertujuan untuk menghentikan terjadinya aktivitas di dalam wilayah IUP yang telah dicabut.

Selain melaksanakan Kegiatan terpadu Isran junga mengungkapkan bahwa, tim dinas ESDM provinsi Sultra juga menyempatkan diri untuk bertemu pihak Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dalam hal ini Bupati guna menyampaikan surat perihal adanya beberapa IUP yang telah berakhir serta IUP yang telah melaksanakan RKAB maupun IUP yang belum mendapatkan persetujuan RKAB.

Terkait himbauan kepada penambang mereka juga melakukan pemasangan spanduk di 9 titik lokasi IUP yang telah di cabut serta 3 di lokasi IUP aktif namun belum melakukan RKAB

12 spanduk himbauan yang kami pasang di sejumlah titik lokasi adapun isi himbauanya yakni untuk tidak melakukan aktivitas di wilayah yang telah di cabut izinya,” ungkap Isran. Kamis, (27/02/2020).