Dikelilingi Zona Merah, Abu Hasan Perketat Penjagaan Pintu Masuk Butur
Keterangan Gambar : Abu Hasan, Bupati Buton Utara

Dikelilingi Zona Merah, Abu Hasan Perketat Penjagaan Pintu Masuk Butur

144 views
0

Buton Utara, Radarsultra.co.id – Dalam rapat pemantapan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTC-19) Kabupaten Buton Utara (Butur) yang digelar pada Selasa, 28 April 2020, Ketua GTC 19 Butur, Abu Hasan memerintahkan anggotanya untuk meningkatkan penjagaan di pintu-pintu masuk kabupaten Butur.

Rapat pemantapan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTC-19) Kabupaten Buton Utara (Butur) yang digelar pada Selasa, 28 April 2020, Ketua GTC 19 Butur, Abu Hasan

Hal tersebut berkaitan dengan posisi Kabupaten Butur yang semakin dekat dan dikelilingi oleh daerah-daerah terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) (zona merah) seperti Kota Baubau, Kabupaten Muna, Kota Kendari dan sekitarnya.

Tindak lanjut perintah tersebut, Abu Hasan mengatakan pihaknya telah membatasi aktifitas masyarakat yang kerap keluar masuk Butur dari daerah zona merah, bukan hanya kendaraan dan manusianya, barang-barang pun tidak diizinkan masuk Butur tanpa adanya pengawasan pemerintah.

“Kita melakukan pembatasan terkait dengan keluar masuknya barang, orang, kendaraan yang tidak punya kaitan langsung dengan kependudukan di Butur, tidak ada kaitan langsung dengan alat pengaman diri yang dibutuhkan oleh alat kesehatan di Covid terkait dengan sembako yang dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Bupati, Abu Hasan, Selasa, (28/04/2020).

Khusus untuk barang dagangan, Abu Hasan mengatakan ada kebijakan agar barang dagangan tersebut bisa didistribusikan kepada para pembeli, tentunya dengan pengawasan ketat aparat keamanan dan pihak-pihak terkait.

“Kalau mereka hanya mau datang berjualan di Butur kita suruh mereka Stop di titik pemantauan yang sudah ada di semua wilayah Butur, kalau barangnya itu mau dijual di Butur nanti mereka berkolaborasi dengan pedagang di Butur nanti barangnya disimpan di pintu masuk baru diambil, tapi mobilnya dan orangnya tidak boleh masuk,” ungkapnya.

Sementara itu, Mewakili Dandim Butur, Kasdim 1429 Butur, Safri A mengatakan pihaknya siap mendukung kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait percepatan penanganan Covid-19 ini dan saat ini Kodim Butur telah menempatkan anggotanya untuk berjaga di setiap pintu-pintu masuk kabupaten Butur.

“Kami sekarang ini sudah mengisi 7 (tujuh) pos di perbatasan dan kami di lapangan selalu melakukan koordinasi untuk mengantisipasi hambatan di lapangan,” tukasnya.