Diduga Stress, Seorang  Warga Puuwatu Tebas Pekerja Bangunan Tanpa Alasan
Keterangan Gambar :

Diduga Stress, Seorang Warga Puuwatu Tebas Pekerja Bangunan Tanpa Alasan

Editors choice
3618 views
5

Kendari, Radarsultra.co.id – Seorang warga Kelurahan Tobuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, membabi buta di Jalan Rumah Sakit Jiwa dengan parangnya, akibatnya dua orang pekerja bangunan menjadi korban.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 10.00 wita, Rabu (22/03/17) di jalan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Menurut keterangan dari Kapolsek Mandonga AKP. Adri Setiawan, pelaku atas nama Nasruddin kelahiran 1985 seorang warga Tobuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari yang diduga stres tiba-tiba membawa sebilah parang mendatangi kerumunan pekerja bangunan di RSJ Puuwatu dan langsung membabi buta dengan menebaskan parangnya ke arah kerumunan para pekerja.

“Sekitar pukul 10.00 Wita pagi tadi kejadiannya, terus kita kesana datangi dengan unit reskrim dan petugas piket, ” kata AKP Adri, Rabu (22/03/17).

Pada saat kejadian kata Adri ada yang sempat melarikan diri dan ada juga yang naas menjadi korban dari aksi tersangka, dua orang yang diketahui menjadi korban tersebut seorang bapak dan anak yang sama-sama menjadi pekerja Drainase di RSJ Puuwatu.

“Kemudian ada yang berhasil lari dan ada yang terkena parangnya, yang terkena parangnya itu sekitar dua orang sudah di rawat di RS Bahayangkara dan di Bahteramas, untuk nama korbannya tadi adalah Mansur (54) dan Daeng Sukardi,” ungkap Adri

Mansur (54) Korban Penganiayaan dilarikan ke RS. Bahteramas

Akibat dari aksi Kriminal tersebut, tangan si bapak atas nama Mansur (54) nyaris putus dan mengalami luka sobek akibat bacokan parang di perutnya, sementara sang anak atas nama Daeng Sukardi Mengalami luka di Pundak kanannya.

Belum diketahui secara pasti motif pelaku melakukan aksi membabi butanya tersebut. Namun pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus atas tindakan anarkis tersebut.

“Untuk motifnya ini tidak ada motif, tiba-tiba saja langsung memainkan parang, tapi untuk motifnya yang jelas kita masih dalami,” tukasnya

Tidak berlangsung lama pihak kepolisian berhasil mengamankan Nasruddin, dan menyita sebilah parang yang digunakan saat melancarkan aksinya.

“Tadi informasinya si pelaku menyerahkan diri, terus kami datang ke Polres untuk kita amankan disini dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan untuk parangnya sudah kita sita,” katanya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka dan untuk sementara atas tindakan kriminalnya tersangka dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan. (B)