Diduga Edarkan Narkotika di Lapas, Oknum Pegawai Lapas Kendari Diringkus BNN
Keterangan Gambar :

Diduga Edarkan Narkotika di Lapas, Oknum Pegawai Lapas Kendari Diringkus BNN

104 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II. A Kendari, Kaharuddin alias Kahar (34) diamankan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) setelah diketahui mencoba menyelundupkan Narkotika golongan Satu jenis Sabu-sabu dan Ganja.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sultra, Muslim

Humas BNNP Sultra, Adishak Ray mengatakan, pihak BNNP Sultra berhasil menggagalkan peredaran obat-obatan terlarang didalam Lapas tersebut berdasarkan dari laporan masyarakat bahwa Kahar yang notabenenya sebagai pegawai lapas juga mempunyai pekerjaan sampingan sebagai pemasok Narkotika dari luar Lapas untuk dimasukan kedalam Lapas.

“Infonya kita terima pada pukul 13.00 WITA, Selasa, 30 Juli 2019. Dengan adanya informasi tersebut, petugas BNNP Sultra melakukan penyelidikan di tempat tinggal oknum Lapas tersebut di jalan Brigjend Majid Joenoes By Pass, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari,” kata Adishak Ray melalui siaran media BNNP.

“Dan pada saat Tim BNNP melihat Oknum Lapas tersebut, saat itu juga petugas BNNP Sultra langsung menangkap Tersangka Kaharuddin alias Kahar dan ditemukan barang bukti Narkotika jenis Ganja dan Sabu lalu selanjutnya Tim BNNP kembali mengembangkan kasus tersebut Kepada Napi yang berada didalam Lapas Kelas II. A Kendari, selanjutnya  tersangka dan Barang Bukti di bawa ke BNNP Sultra,” lanjutnya.

Senada dengan pernyataan BNNP, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sultra, Muslim juga membenarkan hal tersebut. Muslim mengatakan, berdasarkan hasil konfirmasinya ke BNNP, Kaharuddin diketahui menyimpan Narkotika jenis Sabu-sabu dan Ganja di Rumahnya.

“Dan saya juga sudah konfirmasi dengan BNN, jadi betul bahwa petugas kami yang bernama Kahar itu ditangkap oleh BNN. Itu saya sudah terima laporan dari BNN hasil koordinasi ada barang bukti 14 gram Sabu dan 16 gram Ganja. Barang ini juga disinyalir oleh BNN bahwa ini adalah barang yang akan disiapkan untuk dimasukkan,” ungkapnya

Modus Operandi yang dilakukan oleh Kahar diketahui bahwa tersangka Kaharuddin disuruh oleh Napi dari Lapas bernama Arman dan Talis untuk mengambil Narkotika jenis Sabu dan Ganja kepada orang suruhan Arman dan Talis, selanjutnya Tersangka akan memasukan Narkotika tersebut dudalam Lapas Kelas II. A Kendari.

Menurut pengakuan tersangka sudah enam kali memasukan Narkotika kedalam Lapas pada saat Piket di Lapas Kelas II. A Kendari.