Diduga Depresi, Seorang Remaja Nekat Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Keterangan Gambar :

Diduga Depresi, Seorang Remaja Nekat Lakukan Percobaan Bunuh Diri

93 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Warga Jalan Rambutan II, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia Kota Kendari, Kamis sore (11/1/2018) dikejutkan dengan aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh seorang remaja di atas bangunan tower setinggi 42 meter.

Beruntung Informasi yang membahayakan tersebut tersebar dengan cepat hingga akhirnya diketahui oleh Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Kendari melalui sebuah video yang ditayangkan secara langsung di media sosial.

Kepala Seksi Operasional (Kasiops) Basarnas Kendari, Jendri.P  yang di temui di lokasi kejadian mengatakan, tidak berlangsung lama setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya langsung memberangkatkan Tim Rescue yang dilengkapi dengan peralatan SAR menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pertolongan.

“Sumber berita itu kita dapat dari anggota SAR kita, dia melihat langsung di medsos, dari situlah kita mendapat informasi dan kita langsung respon, dalam kurun waktu 5 menit kita sudah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” kata Jendri, Kamis (11/1/2018).

Remaja nekat tersebut diketahui bernama Anjar Tombili (18), warga Jalan PLN, Lorong Asera, Kota Kendari yang masih terdaftar sebagai siswa di SMK Kesehatan Mandonga Kendari yang juga berprofesi sebagai sopir di Spazio Discotique.

Menurut keterangan dari warga setempat, Anjar diketahui telah berada di puncak tower sekitar pukul 14.00 WITA, hingga aksi nekat Anjar pun sempat diabadikan oleh warga melalui media sosial dan tersebar sampai ke Basarnas Kendari pada pukul 16.30 WITA.

Dalam Operasi SAR tersebut, Basarnas Kendari menurunkan 1 (Satu) tim Rescue dengan jumlah 10 orang personil dan proses evakuasipun berlangsung lancar selama kurang lebih 30 menit di atas tower.

Sedikit menceritakan tentang proses evakuasi, Kasi Ops Basarnas Kendari mengatakan, tim rescue melakukan beberbagai cara untuk menenangkan remaja nekat tersebut hingga akhirnya remaja kelahiran tahun 2000 tersebut berhasil dievakuasi.

“Proses evakuasinya tadi setelah teman-teman kita naik sampai di atas, mereka mengamankan korban dengan cara merangkul, kemudian ada tali yang harus diikat agar menjaga kemungkinan jangan sampai ada upaya dari korban untuk melepaskan diri, jadi itu faktor utama yang harus diamankan lebih dulu,” ujar Jendri.

“Setelah korban dipastikan berada dalam posisi aman, kelanjutannya tinggal bagaimana nanti korban diberikan penyampaian-penyampaian atau bujukan yang bisa menenangkan dan melunakkan hati korban,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi di lapangan, Anjar diketahui nekat melakukan percobaan bunuh diri setelah bertengkar dengan Ayah tirinya lantaran ia diminta berhenti dari pekerjaannya sebagai sopir di Spazio Diskotik

Setelah berhasil dievakuasi, remaja nekat tersebut langsung digelandang menuju Polres Kendari bersama ibunya yang pada saat itu juga berada di lokasi kejadian. (B)