Dalam Keadaan Mabuk, Komplotan Penjual Martabak Keroyok Pegawai Hotel di Kendari
Keterangan Gambar :

Dalam Keadaan Mabuk, Komplotan Penjual Martabak Keroyok Pegawai Hotel di Kendari

493 views
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Dibawah pengaruh alkohol, enam pemuda Inisial TM (21), LD (22), ML (21), AB (20), MS (21), dan AW (17) melakukan pengeroyokan terhadap tiga orang pegawai hotel Gahani di Jalan Mekar Indah, Lorong Krupuk, Kelurahab Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Pengeroyokan tersebut terjadi pada Selasa 19 November 2019 lalu sekitar pukul 05.30 WITA dini hari.
Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kendari, AKP. Sofwan Rosyidi mengatakan, pengeroyokan berawal saat tiga dari enam pelaku mendatangi Hotel Ghani untuk menanyakan perempuan (kupu-kupu malam).

Pada awalnya 3 (tiga) orang tersangka atas nama TM, AB sama AW datang ke hotel Ghani dalam keadaan agak sedikit mabuk datang menanyakan perempuan, petugas hotelnya perempuan dalam hal ini menjawab tidak ada karena sudah posisi jam setengah enam,” kata AKP. Sofwan saat ditemui di Mapolres Kendari, Selasa, (03/12/2019).

Kemudian mereka ngamuk, akhirnya sama petugas hotel dilakukan perlawanan dan mereka petugas hotel mengejar ketiga pelaku ini,” ungkapnya.

Merasa kesal karena dikalahkan oleh pegawai hotel, ketiga pemuda yang salah satunya masih di bawah umur ini kemudian mengajak 3 (tiga) orang temannya dan kembali untuk membalas kepada pegawai hotel Gahani.

Dipikir sudah selesai pada saat itu tau-taunya mereka datang membawa kawan-kawannya kemudian mereka langsung melakukan pengrusakan dan penganiayaan serta membawa kabur 1 HP yang dijadikan barang bukti sekarang,” jelasnya.

Para pelaku akhirnya berhasil dibekuk oleh Tim Buser 77 Kendari pada Senin, (02/12/2019) lalu. Dari hasil penangkapan, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa barang barang yang telah dirusak yaitu 1 (satu) kipas angin, 1 (satu) buah laptop, 1 (satu) buah monitor cctv, 1 (satu) batu berukuran besar dengan bercak darah yang digunakan untuk melakukan pengeroyokan dan 1 (satu) buah Handphone merek Oppo yang diambil saat kejadian.

Untuk kerugian yang dialami, sekitar Rp 15 Juta,” paparnya.

Saat ini keenam pelaku sudah ditahan di rutan Mapolres Kendari, dan atas perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 170 dan atau 365 Undang-undang hukum pidana dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.