Bupati Butur Salurkan Bantuan di Tiga Kecamatan
Keterangan Gambar : Bupati Buton Utara Bu Hasan, saat memberikan bantuan ke masyarakat yang terkena dampak dari Covid 19

Bupati Butur Salurkan Bantuan di Tiga Kecamatan

105 views
0

Butur, Radarsultra.co.id – Bupati Buton Utara, Abu Hasan kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada masyarakat. Kali ini BLT-DD disalurkan kepada warga dusun II (dua) Desa Waode Buri, Kecamatan Kulisusu Utara dan Desa Mekar Jaya,  Kecamatan Kulisusu Barat (Kulbar).

Ketgam : Bupati Butur Abu Hasan , saat memberikan BLT-DD dan Bantuan Sembako di Tiga Kecamatan secara simbolis

Bupati Butur yang turun langsung menyerahkan BLT-DD tersebut mengungkapkan, bantuan uang tunai sejumlah Rp 600 ribu tersebut akan disalurkan selama 3 (tiga) bulan mulai Mei hingga Juli 2020.

BLT-DD ini dalam rangka jaring pengaman Sosial bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Meskipun ada bantuan tapi kita tidak boleh hanya berharap di bantuan ini, biar ada bantuan kita harus tetap bekerja seperti biasa untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kata Abu Hasan dihadapan penerima BLT-DD, Rabu, (13/05/2020).

Abu Hasan mengatakan, dari total 447 Kepala Keluarga (KK) di Desa Waode Buri, penyaluran BLT-DD periode 13 Mei 2020 menyisahkan 74 KK yang belum menerima BLT-DD.

“Desa Waode Buri ini desa yang jumlah KKnya cukup besar sehingga membutuhkan jumlah bantuan yang juga cukup besar, sementara yang namanya bantuan itu selalu kurang, yang namanya bantuan itu terbatas, selalu tidak pasti memenuhi seluruh kebutuhan kita sepenuhnya,” kata Abu Hasan.

“Di desa Waode Buri ada 447 KK, InshaAllah yang dapat belum semuanya, InshaAllah sisanya tinggal 74 KK yang mendapat PKH, Bansos, dan BLT,” lanjutnya.

Sementara itu, di desa Mekar Jaya, Kecamatan Kulisusu Barat (Kulbar) jumlah KK yang menerima BLT-DD sebanyak 38 KK.

Selain menyalurkan BLT-DD, Abu Hasan juga menyalurkan Bantuan Sembako program perluasan sembako 2020 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa Bone Rombo, Kecamatan Kulisusu.

Berbeda dengan BLT-DD yang hanya disalurkan selama 3 (tiga) bulan, bantuan dalam bentuk sembako yaitu Beras, Sumber protein seperti telur, ikan, daging dan sayur-sayuran yang akan disalurkan kepada KPM jika dirupiahkan yaitu sebesar 200 ribu rupiah, namun Bantuan Sembako ini sifatnya berkesinambungan, akan diterima sepanjang tahun dan bisa diperpanjang di tahun-tahun mendatang.

Penerima manfaat nanti akan diberikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang akan digunakan secara terus menerus, kartu itu akan dipakai untuk mendapatkan bantuan, tapi akan dibantu petugas-petugas BRI yang namanya agen BRI-Link,” jelas Abu Hasan.

Abu Hasan menegaskan, dalam menjalankan amanah sebagai penyedia bantuan (E-warong) bagi KPM, para agen BRI-LINK harus konsisten dalam menyediakan bantuan tanpa ada tendensi tertentu.

Tolong BRI dipantau, saya tidak mau dengar laporan ada petugas BRI-LINK bermain-main di bantuan ini. Kalau ada yang bermain-main saya akan laporkan, kalau pimpinannya disini tidak peduli saya akan laporkan ke pimpinannya yang lebih tinggi supaya diberi saksi. Saya punya kewenangan untuk itu sebagai kepala daerah di tempat ini,” tegasnya.

Penyaluran bantuan di tiga kecamatan di Kabupaten Butur tersebut dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dimana masyarakat diwajibkan memakai masker dan menjaga jaran aman.

Dalam kesempatan itu, Sebagai ketua Gusus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTC-19) Butur, Abu Hasan juga mengingatkan kepada masyarakat penerima bantuan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan wabah Covid-19.