Buntut Konflik Acara Joget di Buton Tengah, Satu Orang Meninggal, Puluhan Rumah Terbakar
Keterangan Gambar :

Buntut Konflik Acara Joget di Buton Tengah, Satu Orang Meninggal, Puluhan Rumah Terbakar

5005 views
10

Kendari, Radarsultra.co.id – Konflik antar pemuda Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangiawambulu dengan pemudan Desa Wadiabero Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terjadi beberapa waktu lalu mengakibatkan seseorang meninggal dunia dan puluhan rumah di kecamatan Gu hangus terbakar.

Konflik antar pemuda Kelurahan Tolandona, mengakibatkan seseorang meninggal dunia dan puluhan rumah di kecamatan Gu hangus terbakar.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, AKBP. Harry Goldenhardt mengatakan peristiwa tersebut berawal dari kesalahpahaman antar korban Hidayat  Hamza (21) dan tersangka Zainal (16) di acara joget kampung di Buton Tengah.

Motif tersangka beberapa waktu sebelumnya dalam acara joget ada kesalahpahaman antara tersangka dan korban, dan antara tersangka Zainal dan korban bertemu kembali tadi malam, Rabu, (27/11/2019) sehingga terjadi penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya korban LM. Hidayat Hamza,” kata AKBP. Harry Goldenhardt, Kamis, (28/11/2019).

Puluhan rumah warga yang hangus terbakar

Mengetahui temannya meninggal dunia, secara spontan pemuda asal Kelurahan Tolandona Kecamatan Sangiawambulu datang menyerang ke Desa Wadiabero Kecamatan Gu dengan cara mencari yang oknum yang diduga sebagai pelaku penikaman dan membakar rumah yang diduga milik pelaku dan warung yang ada di depan rumah pelaku.

“Pada pukul 22.30 WITA, berawal dari kejadian Tindak Pidana penikaman yang menyebabkan Korban dari Pemuda Sangiawambulu meninggal Dunia atas nama. LM. Hidayat Hamza als Dayat. dan hingga saat ini telah terbakar sepuluh buah rumah panggung,” ungkapnya.

Saat ini pihak keamanan sudah menurunkan 54 personil Polri baik dari Polres Baubau, Polsek Sangiawambulu, Polsek Gu, Polsek Lakudo dan tujuh personil TNI untuk berjaga di lokasi konflik.

“Untuk pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 351 ayat 3 KUHP yaitu penganiayaan yg mengakibatkan meninggalnya orang,” pungkasnya.