Brigadir AM Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Meninggalnya Randi dan Yusuf
Keterangan Gambar :

Brigadir AM Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Meninggalnya Randi dan Yusuf

186 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akhirnya menetapkan Brigadir. Pol. AM sebagai tersangka dalam kasus yang menewaskan Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi pada peristiwa September Berdarah (Sedarah) 26 September 2019 lalu.

Brigadir AM ditetapkan didalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor B/129/XI/2019/Dit.Reskrimum tertanggal November 2019 yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari.

Dalam SPDP itu disebutkan bahwa pada hari Jumat 01 November 2019 telah dimulainya penyidikan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan matinya orang dan atau karena lainnya menyebabkan seseorang mati atau luka sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (3) KUHP dan atau pasal 359 KUHP subsider pasal 30 ayat (1) dan ayat (2) KUHP yang dilakukan oleh tersangka atas nama AM.

Dikonfirmasi terkait kebenaran SPDP itu, Kasubbid PPID Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, Kompol. Dolfi Kumaseh membenarkan adanya SPDP itu, namun ia mengaku belum bisa menjelaskan secara rinci terkait isi yang terkandung di dalam SPDP itu.

“Untuk lebih rincinya, terkait dengan penetapan dan penyidikan itu nanti akan dirilis oleh Mabes Polri,” kata Kompol. Dolfi Kumaseh saat ditemui Awak media di ruangannya, Kamis (07/11/2019).

Ia menjelaskan, meskipun Brigadir AM adalah anggota Polri di wilayah hukum Polda Sultra, namun yang berwenang perihal penetapan tersangka ialah Mabes Polri.

“Wewenang Mabes Polri yang akan merilis, karena mereka yang menangani,” jelasnya.