BPOM  Kendari Temukan Ribuan Produk TIE di Lima Kabupaten di Sultra

BPOM Kendari Temukan Ribuan Produk TIE di Lima Kabupaten di Sultra

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari melakukan Aksi Penertiban Pasar dari Kosmetik Ilegal yang mengandung Bahan Berbahaya Tahun 2022, yang dilaksanakan di lima kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketgam: Hasil temuan BPOM di Kendari sejak Juli-Agustus 2022 di lima kabupaten/kota di Sultra.

Ke lima kabupaten tersebut yaitu Kota Kendari, Kabupaten Bombana, Kolaka Konawe dan Konawe Selatan (Konsel) yang dlakukan sejak Juli sampai Agustus 2022.

Kepala BPOM Kendari Yoseph Nahak Klau menjelaskan, dari penertiban tersebut pihaknya berhasil mengamankan 379 jenis produk kosmetik tanpa izin edar (TIE) dengan total 3133 pieces (pcs) senilain Rp. 71.199.500,-

“Semua temuan ini berasal dari 40 sarana yang tersebar di lima kabupaten/kota di Sultra,” ujarnya dalam konfrensi pers BPOM di Kendari, Kamis, (04/08/2022).

Adapun temuan secara rinci di lima kabupaten/kota tersebut yaitu:

1. Kota Kendari. Dilaksanakan selama 4 hari yaitu tanggal 18-19 Juli 2022 dan 27-28 Juli 2022.

Dilaksanakan di 4 pasar tradisional dengan total sarana yang diperiksa sebanyak 10 sarana. Dari 10 sarana ditemukan Kosmetik TIE sebanyak 108 item 879 pcs dengan total nilai ekonomis Rp. 18.984.000.

2. Kab. Konawe. Dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 18-19 Juli 2022.

Total sarana yang diperiksa sebanyak 9 sarana. Pada 7 sarana ditemukan Kosmetik TIE sebanyak 47 item 253 pcs dengan total
nilai ekonomis Rp. 5.136.500.

3. Kab. Kolaka. Dilaksanakan selama 1 hari yaitu tanggal 24 Juli 2022.

Total sarana yang diperiksa sebanyak 5 sarana dan ditemukan Kosmetik TIE sebanyak 60 item 464 pcs dengan total nilai ekonomis Rp. 13.325.000.

4. Kab. Konsel. Dilaksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 26-28 Juli 2022.

Total sarana yang diperiksa sebanyak 8 sarana. Pada 8 sarana ditemukan Kosmetik TIE sebanyak 52 item 590 pcs dengan total nilai ekonomis Rp. 13.325.000.

5. Kab. Bombana. Dilaksanakan selama 4 hari yaitu tanggal 28-31 Juli 2022.

Total sarana yang diperiksa sebanyak 8 sarana. Pada 8 sarana ditemukan Kosmetik TIE sebanyak 112 item 947 pcs dengan total nilai ekonomis Rp. 20.429.000.

Untuk tindak Lanjut yang dilakukan terhadap sarana kami diberikan Pembinaan, Surat Peringatan, pemusnahan oleh pemilik dan Berita Acara Serah terima untuk dilakukan pemusnahan di Balai,” ungkap Yoseph.

Your email address will not be published. Required fields are marked *