BPJS Kesehatan Sultra Lantik Kader JKN-KIS
Keterangan Gambar :

BPJS Kesehatan Sultra Lantik Kader JKN-KIS

266 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Kendari melantik 9 kader Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) Kartu Indonesia Sehat ( KIS ) untuk wilayah Sulawesi Tenggara ( Sultra ).

“Mereka merupakan mitra BPJS Kesehatan Kendari untuk melakukan beberapa tugas kader yaitu remainder pengingat iuran, menerima pendaftaran, serta menerima informasi dan keluhan dari masyarakat,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Diah Eka Rini, Selasa (25/4/2017).

Kader tersebut berasal dari orang yang dekat dengan masyarakat, dimana mereka akan diberikan daftar peserta tetap, agar mereka bisa menghandel dan mengelolah di wilayah kecamatan tempat bermukimnya.

“Kesembilan  orang tersebut tersebar di empat daerah, yaitu 6 orang Kendari, 1 Konawe, 1 Konsel, dan 1 Kolaka. Dimana masing-masing kader tersebut bertanggung jawab pada wilayah tempat bermukim yaitu 1 kader 500 kartu keluarga,” tambah Kanit Umum dan Keuangan Anggrawati Y Nugraheni, Selasa (25/4/2017).

Kader JKN KIS tidak perlu merasa ragu dalam melakukan fungsi dan perannya dilapangan, sebab fungsi dan perannya diketahui oleh Lurah/Kepala Desa serta telah dibekali dengan Atribut/Aparatur lengkap sebagai Kader JKN KIS berupa rompi, topi, ID Card, dan PIN sebagai Kader JKN KIS.

Kader JKN KIS dilatar belakangi oleh rendahnya kesadaran peserta dalam membayar iuran, serta jumlah populasi yang cukup besar.

“Selain dari rendahnya kesadaran peserta untuk membayar iuran JKN KIS, karakteristik latar belakang pekerja informal yang unik dan beragam dengan jumlah populasi yang cukup besar, yang tersebar di berbagai daerah terpencil wilayah kerja Kantor Cabang Kendari, dan terbatasnya jumlah sumber daya manusia di BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Diah Eka berharap dengan dibentuknya Kader JKN-KIS tersebut dapat menurunkan angka tunggakan pembayaran iuran BPJS di wilayah kerja Kantor Cabang.

Untuk diketahui, sebanyak 2.000 kader JKN-KIS dialokasikan untuk seluruh kantor cabang di Indonesia, dan untuk Sultra yaitu 9 Kader.

BPJS Kesehatan memiliki waktu dua tahun kedepan dalam melakukan perbaikan kebijakan dalam pengumpulan iuran Peserta Pekerja bukan Penerima Upah, yang efektif dan berkesinambungan agar prinsip gotong royong yang menjadi dasar dalam program ini dapat terlaksana dengan optimal.(C)

About author