BNN Kendari Tangkap Pengguna Sabu-sabu
Keterangan Gambar :

BNN Kendari Tangkap Pengguna Sabu-sabu

Editors choice
541 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kendari berhasil mengamankan 4 pengguna sabu – sabu di Jalan Made Sabara kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga pukul 21.51 Wita, Sabtu (25/3/2017).

Kepala Seksi Pemberantasan Narkoba Komisaris Polisi, Anwar Toro mengatakan bahwa penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat sekitar tentang sekelompok anak muda yang memiliki ciri – ciri mencurigakan.

“Berawal dari laporan masyarakat setempat, sehingga pada hari Sabtu (25/3/2017) pukul 21.50 Wita. Kami melakukan penangkapan di Ruko di Made Sabara,” ungkap Anwar Toro Rabu (29/3/2017).

Berdasarkan pemeriksaan, ke empat tersangka penguna Sabu-sabu, namun 2 orang diantaranya juga menjadi pengedar.

Menurut pengakuan tersangka barang haram tersebut diperoleh dari salah satu temannya di wilayah Kota kendari. Dan masih akan terus dilakukan pengembangan.

“Keempat pelaku bernama AR (22) MA (20) AA (21) RK (17). Dua orang didapat positif menggunakan sabu – sabu, dua lainnya juga positif namun juga memiliki barang bukti plastik kosong yang menandakan bahwa mereka itu pengedar,” katanya.

Seluruh barang bukti yang berhasil di amankan.

Ia menambahkan bahwa barang bukti yang berhasil diamankan narkotika jenis sabu sebanyak 20 paket, 19 kecil dan 1 paket yang agak besar.

“Selain itu, juga diamankan barang bukti lainnya yaitu 11 paket bekas digunakan, plastik kosong sebanyak 57 lembar, 1 timbangan digital, korek api dan pipet penakar. Dan total keseluruhannya yaitu 6,51 gram bruto (kotor) ,” tambahnya.

Sementara itu, untuk 2 tersangka sudah diamankan yang berinisial AR dan MA dan 2 lainnya AA dan RK akan dilakukan rehabilitasi . Sebab menurut prosedur tidak ada barang bukti didapat saat penangkapan, pelaku akan dilakukan rehabilitasi.

Dikatakan pelaku yang ditangkap ini berprofesi ada sebagai, tukang parkir, ada yang hanya tamatan SMP dan mahasiswa, dan pelajar.

Pengguna dan pengedar narkoba tersebut akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1, pasal 112 ayat 1, dan pasal 127 ayat 1 (a) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lambat 5 tahun dan maksimal 12 tahun.

Terakhir kepala BNN Kota Kendari Murniaty, menegaskan bahwa bukan hanya kalangan pelajar, namun siapapun yang kedapatan dan terbukti akan diproses secara tegas.(B)

About author