BKO Polda Metro Jaya, Personil Brimob dan Samapta Polda Sultra Jadi Andalan
Keterangan Gambar :

BKO Polda Metro Jaya, Personil Brimob dan Samapta Polda Sultra Jadi Andalan

143 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Setelah melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, ratusan personil Satuan Brimob (Satbrimob) dan Samapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya dipulangkan ke Mapolda Sultra.

prajurit disambut langsung Kapolda Sultra, Brigjen. Pol. Iriyanto, S.I.K sambut kedatangan prajurit Brimob Sultra

Kepulangan para prajurit disambut langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra, Brigjen. Pol. Iriyanto, S.I.K dalam giat Apel Penerimaan Pasukan Personel Brimob dan Samapta Polda Sultra BKO Polda Metro Jaya, Rabu, (03/07/2019).

Ditemui usai apel penerimaan pasukan yang digelar di lapangan apel Mapolda Sultra, Brigjen. Pol. Iriyanto mengatakan, sebanyak 460 personil Polda Sultra yang tergabung dalam 1 (Satu) Batalion, sukses dalam melaksanakan tugas di Ibukota DKI Jakarta.

“Satu Batalion, jadi dua kompi dari Satbrimob dan dua kompi dari Direktorat Samapta. Syukur Alhamdulillah Satgas dari Sultra baik itu Satbrimob maupun direktorat Samapta selama penugasan disana sangat bagus dan menjadi andalan disana,” kata Brigjen. Pol. Iriyanto, Rabu, (03/07/2019).

Kapolda Sultra mengatakan, dalam menjalankan tugasnya, Pasukan Polda Sultra menjadi pioner di dalam tindakan-tindakan Kepolisian yang dilakukan secara humanis dan persuasif.

“Jadi kita liat pada saat kejadian pada tanggal 21 (Juni) yaitu Satgas dari Sultra ini menjadi pioner di dalam tindakan-tindakan Kepolisian yang kita liat bersama bahwa tindakan yang dilakukan itu sangat humanis dan persuasif,” ungkap Kapolda.

“Sehingga saya melihat dan boleh saya katakan sukses tidak ada ekses dalam mengamankan baik itu Bawaslu maupun di Mahkamah Konstitusi (MK),” lanjutnya.

Untuk diketahui Pasukan Personel Brimob dan Samapta Polda Sultra BKO Polda Metro Jaya diberangkatkan pada 14 Mei 2019 lalu dalam rangka mengamankan putusan sengketa pemilu 2019.