Beri Hak Perlindungan Kepada Karyawan, PT. GKP Laporkan Oknum Penganiaya 10 Operator Alat Berat
Keterangan Gambar :

Beri Hak Perlindungan Kepada Karyawan, PT. GKP Laporkan Oknum Penganiaya 10 Operator Alat Berat

64 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Demi memberikan perlindungan kepada karyawannya yang dipukuli dan diikat oleh oknum masyarakat Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), PT. Gema Kreasi Perdana (GKP) kembali melayangkan laporan ke pihak Kepolisian.

Humas PT. GKP, Marlion mengatakan, peristiwa yang dianggapnya sangat tidak manusiawi tersebut telah ia laporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara dengan tanda bukti lapor nomor: TBL/272/VIII/2019/SPKT Polda Sultra. Dalam laporan tersebut dijelaskan, bahwa Marlion telah melayangkan pelaporan dengan nomor: LP/423/VIII/2019/SPKT Polda Sultra, pada 24 Agustus 2019.

Laporan tersebut terkait tindak pidana perampasan kemerdekaan terhadap seseorang, sebagaiamana dimaksud dalam Pasal 333 KHUP.

Marlion menerangkan, 10 karyawan PT. GKP diperlakukan seperti teroris. Tak hanya tindakan kekerasan dan cacian, para operator alat berat tersebut juga dipukul, ditendang, diikat dan diintimidasi oknum-oknum masyarakat seperti yang terlihat di dalam sebuah video yang sempat beredar beberapa waktu lalu.

“Karyawan ini kan tidak salah. Mereka hanya bekerja untuk membiayai kehidupan keluarganya, tapi mereka diperlakukan seperti penjahat,” ucap Marlion.

Menanggapi kejadian tersebut, Marlion mengaku akan menempuh jalur hukum dan berharap agar pihak kepolisian mengusut tuntas pelaku penyekapan dan tindak kekerasan, sehingga memberikan rasa keadilan bagi karyawan PT. GKP yang mengalami kekerasan tersebut.

Marlion menambahkan, berdasarkan video yang diterima oleh pihaknya, pelaku tindak kekerasan terhadap 10 karyawan perusahaan tambang milik Harita Group ini, bukanlah pemilik lahan yang dilalui jalan hauling perusahaan.

“Kalau kita lihat di video itu, yang memukul itu bukan pemilik lahan,” ucapnya.