Belum Kantongi Izin, Pemkot Kendari Hentikan Pembangunan Pasar Mokoau
Keterangan Gambar : Asnar Dirut PD Pasar Kota Kendari

Belum Kantongi Izin, Pemkot Kendari Hentikan Pembangunan Pasar Mokoau

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menghetikan pembangunan Pasar Mokoau yang terletak di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, meminta jajarannya untuk menghentikan pembangunan pasar yang rencananya akan dikelola secara swadaya oleh masyarakat itu secara persuasif agar tidak terjadi benturan dengan masyarakat.

“Membangunkan ada aturannya, kami masih mengkaji pembangunannya dari berbagai aspek agar sesuai prosedur,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Kendari, Senin, (13/09/2021).

Pemkot Kendari Tambah Penyertaan Saham di Bank Sultra

Direktur PD Pasar Kota Kendari, Asnar mengatakan, bahwa pihaknya juga tidak membenarkan adanya pembangunan pasar tanpa seizin pemerintah. Jika dibangun tanpa izim kata Asnar, maka pasar tersebut masuk dalam kategori pasar ilegal.

“Kalau ilegal tentu sangat merugikan pedagang yang ada di pasar sekitar. Misalnya pedagang yang ada di Pasar Baruga dan Pasar Anduonohu. Apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini,” kata Asnar.

Asnar juga berharap agar Pemkot Kendari bertindak tegas terhadap oknum yang mendirikan pasar ilegal. Sebab merugikan pedagang, pasar ilegal juga merugikan daerah dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau mau buat pasar itu ada jalurnya , itu bisa kerja sama dengan Pemkot Kendari melalui PD Pasar. Pada intinya kami menolak pasar ilegal,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Kota Kendari, Seiko mengungkapkan, penghentian pembangunan pasar berdasarkan instruksi Sekot Kendari yang tidak membenarkan adanya pembangunan tanpa seizin dari pemerintah. Terlebih, bangunan yang akan dibangun adalah sebuah pasar yang juga adalah infrastruktur dasar suatu wilayah.

“Kemarin kita sudah hentikan. Tidak boleh dulu ada pembangunan. Pasar inikan infrastruktur dasar, pengelola wajib melapor atau meminta dan mengurus izin kepada pemerintah, diantaranya izin mendirikan bangunan (IMB), izin lingkungan, rekomendasi lalu lintasnya, dan lainnya.” kata Seiko

Pemkot Kendari Bersama Stakeholder Bersinergi Percepat Pemulihan Ekonom

“Sebenarnya pembangunannya tidak melanggar tata ruang kota. Akan tetapi, pengelola harus mengantongi izin terlebih dahulu sebelum membangun agar nanti pemerintah bisa memberikan arahan kepada pengelola misalnya bentuk (desain) pasanya nanti seperti apa,” tambahnya.

Sementara itu, Penanggungjawab Pembangunan Pasar Mokoau, Sainuddin Igo mengaku dalam waktu dekat pihaknya akan segera mengurus perizinannya. Pembangunannya sendiri dilakukan karena permintaan masyatakat yang mendorong terbentuknya pasar diwilayah itu mengingat akses masyarakat ke pasar resmi yang ada terlampaiu jauh.

“Warga disini berharap pembangunannya bisa dilanjutkan. Selain karena persoalan jarak, jumlah penduduk di Mokoau juha cukup banyak jadi perlu adanya pasar,” jelasnya.