Bea Cukai Kendari Musnahkan Miras dan 3 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai 4 Miliar Rupiah
Keterangan Gambar :

Bea Cukai Kendari Musnahkan Miras dan 3 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai 4 Miliar Rupiah

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kendari (KPPBC TMP C Kendari) memusnahkan lebih dari 3 juta batang rokok dan Minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) atau minuman keras ilegal, Kamis, 21 Oktober 2021.

Barang-barang ilegal tersebut adalah hasil penindakan Bea Cukai Kendari periode Desember 2020 – Juni 2021.

Kepala KPPBC TMP C Kendari, Purwatmo Hadi Waluja mengatakan, total nilai barang ilegal yang dimusnahkan kali ini mencapai Rp4.009.270.000. Dengan potensi kerugian negara sebesar Rp.1.657.263.000.

Kepala KPPBC TMP C Kendari, Purwatmo Hadi Waluja musnahkan miras ilegal hasil penindakan periode Desember 2020 - Juni 2021

Kepala KPPBC TMP C Kendari, Purwatmo Hadi Waluja musnahkan miras ilegal hasil penindakan periode Desember 2020 – Juni 2021

“Tahun 2020 jumlah penindakan ada 11 penindakan pelanggaran cukai 4 MMEA dan 7 rokok, tahun 2021 ada 35 penindakan, 2 pelanggan kepabeanan dan 33 pelanggaran cukai,” Kata Purwarmo di Kendari, Kamis, 21 Oktober 2021.

Ia menjelaskan, untuk 11 penindakan di tahun 2020 merupakan hasil dari Operasi Targetting, operasi pasar (Gempur) dan patroli darat.

Sementara 35 penindakan di tahun 2021 merupakan hasil dari Operasi Targetting, operasi pasar (Gempur), patroli darat, dan patroli laut.

“Jumlah barang yang dimusnahkan yaitu 3.299.222 batang hasil tembakau dan 299 botol minuman mengandung etil alkohol, serta sejumlah barang eks impor,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sulawesi Bagian Selatan, Nugroho Wahyu Widodo dalam sambungan virtual pada giat pemusnahan barang milik negara ini mengatakan pihaknya secara maksimal terus melakukan penindakan terhadap peredaran barang-barang ilegal yang dapat mengurangi penerimaan negara dan mengganggu pasar legal di Indonesia.

Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawasi dan memberantas peredaran barang-barang ilegal yang dapat menyebabkan kerugian negara dan mengganggu pasar barang-barang legal di Indonesian.

“Patut sekiranya kita selalu bersinergi untuk membasmi seluruh kegiatan ilegal yang telah merugikan negara karena mereka tidak membayar pajak sama sekali dan mereka juga mengganggu pasar dari barang-barang yang legal,” Kata Nugroho.

Untuk diketahui, pemusnahan kali ini dilakukan di dua tempat yaitu di Morosi, Kabupaten Konawe dan Kantor KPPBC TMP C Kendari dengan cara dibakar, dipecahkan dan ditimbun dengan tanah.

About author