Bawaslu Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada Butur
Keterangan Gambar : Giat Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara 2020

Bawaslu Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada Butur

74 views
0

Butur, Radarsultra.co.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buton Utara terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara (Butur) 2020.

Ketgam: Giat Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara 2020

Melalui giat Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara 2020, Kamis, (13/08/2020), Bawaslu mengajak masyarakat untuk memaksimalkan fungsi pengawasan dalam Pilkada Butur 9 Desember 2020.

Hadir sebagai pemateri, Koordinator Divisi PHL Bawaslu Sultra, Munsir Salam mengungkapkan, partisipasi masyarakat dapat menyentuh ruang-ruang yang mungkin tidak bisa disentuh oleh Bawaslu, dan hal itu diyakini bisa meminimalisir terjadinya pelanggaran dalam Pilkada Butur 2020. Namun, melakukan pengawasan  dalam situasi Pandemi Covid-19, masyarakat kembali diingatkan untuk mengikuti protokol kesehatan.

Protokol kesehatan harus di patuhi. Harapan kita penyelenggaraan pemilu berjalan dengan jujur dan adil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Munsir Salam, Kamis, (13/08/2020).

Munsir mengatakan, perbedaan pendapat dan dukungan dalam pelaksanaan Pilkada sangat rentan terhadap konflik horizontal, dan jika terjadi, dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk memulihkan situasi, untuk itu, pihaknya berharap partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam mengawasi dan menegakkan keadilan dalam proses Pilkada

Kami berharap semua bisa di cegah dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mengawasi, demi terpilihnya pemimpin yang berkualitas,” lanjutnya.

Senada dengan Munsir, Kordiv Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Sultra, Bahari menjelaskan, sinergitas antara pengawas pemilu dengan masyarakat sangat penting untuk mendukung fungsi pengawasan pemilu pasalnya, dalam pesta demokrasi, partisipasi masyarakat bukan hanya  pada saat pencoblosan saja, namun masyarakat juga dibutuhkan dalam pengawasan.

Ketika melihat adanya dugaan pelanggaran Pemilu, masyarakat dapat menjadi informan awal bagi pengawas pemilu,” kata Bahari.

Sekarang dalam tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit), masyarakat dapat memberikan informasi kepada pengawas pemilu di posko pengaduan hak pilih yang dibuka oleh Bawaslu Butur jika ada masyarakat belum di coklit,” tegasnya.

Sosialisasi pengawasan partisipatif masyarakat pada pemilihan bupati dan wakil bupati Buton Utara 2020 dilaksanakan di salah satu hotel di Buton Utara, sosialisasi tersebut dihadiri oleh Koodinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sultra Munsir Salam, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bahari dan Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Sultra M. Nasir sebagai pemateri.

Turut hadir pula, Kordiv PHL Bawaslu Buton Utara Munarsiy,  dan Koordinator Divisi SDM, Data dan Informasi Musliman, Kepala BKPSDM Buton Utara, La Nita dengan peserta dari kalangan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda.