Basarnas Kendari Evakuasi Kapal Mati Mesin di Laut Saponda
Keterangan Gambar :

Basarnas Kendari Evakuasi Kapal Mati Mesin di Laut Saponda

291 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Basan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Kendari berhasil mengevakuasi kapal penumpang yang mengalami mati mesin di perairan antara pulau saponda dan pulau langara Sulawesi Tenggara (Sultra).

Foto : Proses Evakuasi Korban Kapal KM Fajar Fadillah yang mengalami Mati Mesin di Laut Saponda

Kapal tersebut diketahui KM. Fajar Fadilla GT 33 rute Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep)-Kendari Sultra yang bertolak dari pelabuhan langara pada pukul 08.00 WITA dan mengalami mati mesin pada pukul 10.40 WITA.

Saat ditemui di Tempat Kejadian Musibah (TKM), Kepala Badan Search and Rescue Basarnas (Kansar) Kendari, Djunaidi mengatakan di dalam kapal tersebut terdapat kurang lebih 100 orang penumpang yang memerlukan bantuan SAR.

“Jadi hari ini kami melakukan intersave dimana Kapal Motor (KM)  Fajar Fadillah ini mengalami mati mesin di perairan Saponda laut dimana kapal ini memiliki kurang lebih 100 orang penumpang dan dilaporkan ke kami pada Pukul 10.40 Wita, bahwa ada kapal mati mesin dan perlu bantuan SAR,” kata Djunaidi saat ditemui usai melakukan evakuasi di atas Kapal Nasional (KN) SAR Pacitan, Selasa (30/1/2018).

Setelah mendapatkan laporan tersebut, lanjut Djunaidi, lima menit kemudian pihaknya langsung diberangkatkan menuju TKM dengan menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dan KN SAR Pacitan untuk memberikan bantuan terhadap 144 Korban yang 4 diantaranya diketahui sedang menderita sakit dan hendak menuju ke Kota Kendari untuk berobat.

“Kurang lebih sekitar 20 menit menempuh perjalanan laut, pada pukul 11.13 wita kapal KM Fajar Fadilla berhasil ditemukan pada koordinat 03 58’ 15”S – 122 41’ 11”E. Setelah tiba di lokasi kami langsung melakukan evakuasi kepada sebanyak kurang lebih 100 orang penumpang dan satu orang penumpang atas nama Iskandar laki-laki 21 tahun dievakuasi terlebih dahulu dengan menggunakan RIB dikarenakan kondisi korban dalam keadaan sakit dengan tujuan berobat ke kendari, dan korban langsung dievakuasi menuju ke Rumah Sakit Bahteramas Kendari pada pukul 12.25 wita,” lanjutnya.

Sementara itu, Nahkoda kapal, Irwan yang ditemui di tempat yang sama mengungkapkan, penyebab matinya mesin kapal tersebut dikarenakan adanya kelainan mesin yang mengalami panas berlebihan yang tidak bisa dipaksakan untuk terus hidup.

“Ada kelainan mesin, mesinnya sengaja kita matikan karena panas, kita tidak bisa paksakan jadi kita matikan mesinnya,” ungkapnya.

Dan akhirnya pada pukul 12.25 WITA, KN SAR Pacitan tiba di dermaga utama Basarnas kawasan timur Kendari dengan membawa seluruh penumpang dalam keadaan selamat.

Untuk diketahui, Kepala Basarnas Kendari beserta Kasiops Basarnas Kendari terlibat langsung dalam proses evakuasi tersebut, dengan beberapa unsur yang terlibat yakni 30 Tim Rescue Basarnas Kendari dan Kapal Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kendari 144 penumpang yang terdiri dari 8 (Delapan) orang Anak Buah Kapal (ABK) dan 136 orang penumpang dalam keadaan selamat. (B)