Bantuan Rp 20 Juta Untuk Perbaikan Rumah Warga
Keterangan Gambar : wali Kota Kendari, H. Sulkarnain K, saat menyerahkan bantuan perbaikian rumah tidak layak huni secara simbolis

Bantuan Rp 20 Juta Untuk Perbaikan Rumah Warga

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Kendari, berikan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) kepada 32 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). dalam bentuk buku tabungan Bank Sultra. Kamis (12/08/2021)

Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K, saat memberikan bantuan tersebut mengatakan program ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat dengan kondisi ekonomu yang terbatas.

“Program tersebut untuk membantu masyarakat dengan kondisi rumah yang tidak layak huni dan kondisi ekonomi terbatas, pemeberian bantuan tersebut agar dapt memperbaiki rumahnya sehingga lebih layak untuk ditinggali bersama keluarga”

Ketua TP-PKK Kota Kendari bersama KITA JI Berbagi Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

Orang nomor satu di Kota Kendari ini menyebutkan penerima manfaat bantuan ini tersebar di enam kecamatan Kota Kendari, yang mana pada tahap pertama bantuan diserahkan kepada 32 KPM di dua Kecamatan yakni Kelurahan Matabubu dan Keluarga Anggoeya. dengan nilai sebesar Rp 20 Juta Rupiah terdiri dari 75 persen untuk pembelian bahan dan 25 Persen untuk upah kerja.

“Nilainya sebesar Rp. 20 Juta per KK, dan nantinya akan di trasfer langsung ke rekening KPM secara bertahap” katanya.

“Harapan kami bantuan ini dapat digunakan dengan baik untuk membangun dan memperbaiki rumah, agar ditahun yang akan datang bentuan seperti ini dapat diprogramkan kembali untuk warga yang belum mendapatkan bantuan” Tambahnya.

Wali Kota Kendari Serahkan Dana Stimulan Perbaikan RTLH di Kelurahan Matabubu dan Anggoeya

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Kendari. Cornelius Padang mengatakan bantuan yang diberikan kepada warga ini akan diserahkan secara bertahap melalui rekening yang telah di berikan.

“Tahap awal akan di transfer sebanyak 25 Persen dari total jumlah bantuan, jika tahap pertama telah digunakan, maka tahap kedua sebanyak 45 Persen akan di transfer dan sisanya akan di transfer 30 Persen, Masyarakat dapatr memperbaiki rumahnyya menggunakan bantuan tersebut secara swadaya. Tuturnya. 

 

About author