Babak Baru Dugaan Korupsi Komputer Dikmodora
Keterangan Gambar :

Babak Baru Dugaan Korupsi Komputer Dikmodora

61 views
0

Wakatobi, Radarsultra.co.id – Kasus korupsi alat komputer layar sentuh di Dinas Pendidikan,Kebudayaan, Pemuda dan olahraga (Dikmodora) yang sempat mengendap selama 6 tahun lamanya di Polres Wakatobi, akhirnya memasuki babak baru.

Kasat Reskrim Polres Wakatobi, Iptu. Baharuddin,SH, Jumat(3/2) menjelaskan sesuai bukti permulaan yang dianggap cukup dinaikkan ketahap penyidikan.

“Dari sekian banyak yang kami periksa dan mendalami lagi, makanya kami naikkan ke tingkat penyidikan agar upaya ini langsung secara resmi kami laporkan kepada satuan kami, ” paparnya.

Menurut Baharuddin, berhubung kasus tersebut masih akan dinaikkan ketingkat penyidikan, baik kuasa pengguna anggaran(KPA) serta PPK dan pihak kontraktor selaku pemenang tender, CV.Tomako Group belum bisa dipastikan keterlibatannya.

“Termasuk PPK yang telah almarhum dan KPA serta pihak kontraktor ini juga termasuk orang-orang yang sudah kami mintai keterangannya,” jelasnya.

Terkait kekhawatiran publik jika kasus ini kembali berjalan di tempat Kasat Reskrim baru ini berjanji akan membuka identitas siapa saja yang diduga sebagai pelaku saat penyidikan berlangsung. Hanya saja tidak menutup kemungkinan jika ada keterlibatan pihak lain diluar pihak-pihak sebagai terduga sebelumnya.

“Kita akan buka dan kira-kira pada saat penyidikan ada orang lain yang ikut itu nanti akan dijawab dalam proses penyelidikan dan yakinlah dalam waktu dekat ini akan kami naikkan status kasu ini ketahap penyidikan,” pungkasnya

Sebelumnya kasus ini sempat mencuat, dimana hasil audit BPKP Sultra, ditemukan kerugian negara mencapai angka Rp 500 juta lebih. Selain itu kasus yang telah dilaporkan masyarakat tahun 2010 itu, masih dijabat H.Masiuddin selaku kepala Dinas Pendidikan,Kebudayaan, Pemuda dan olahraga (Dikmodora) Kabupaten Wakatobi sekaligus sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) dan PPK Inisial LB(almarhum) serta kontraktor berinisial RB. ( C )

About author